Pemerintah: Jamaah Tetap Bisa Berangkat Umrah Meski Tertunda

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Puluhan Juta Umat Islam yang tengah melaksanakan ibadah Haji, berdoa di hadapan Kakbah di Masjidil Haram di kota suci mereka Mekah, Arab Saudi, 6 Agustus 2019. REUTERS/Umit Bektas

    Puluhan Juta Umat Islam yang tengah melaksanakan ibadah Haji, berdoa di hadapan Kakbah di Masjidil Haram di kota suci mereka Mekah, Arab Saudi, 6 Agustus 2019. REUTERS/Umit Bektas

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru Bicara Wakil Presiden Masduki Baidlowi meminta masyarakat yang rencana umrahnya terhambat karena larangan umrah dari Pemerintah Arab Saudi, tidak khawatir. Ia mengatakan semua jamaah yang sudah terdaftar akan tetap umrah sesuai rencana meski tertunda.

    Pemerintah, kata Masduki, berempati kepada para jemaah dan meyakinkan mereka bahwa mereka tidak akan kehilangan apapun. “Mereka tetap (umrah) sesuai rencana tetapi tertunda,” kata Masduki dalam diskusi di The Maj, Senayan, Jakarta, Sabtu 29 Februari 2020. 

    Masduki mengatakan saat ini yang penting adalah melakukan hubungan komunikasi dengan Arab Saudi. Ia mengatakan pemerintah harus meyakinkan Arab Saudi agar membuka kembali perjalanan umrah bagi jamaah Indonesia, karena belum ada kasus virus Corona di Indonesia. “Meyakinkan kepada pihak Arab Saudi agar tidak perlu ragu bahwa Indonesia itu adalah negeri yang sama dengan Arab Saudi sebagai negara yang bebas Corona.”

    Untuk 1.600 jamaah yang saat ini tertahan di negara transit, kata dia, akan segera dipulangkan. Indonesia sebagai salah satu negara yang merativikasi Konvensi Montreal, mewajibkan pihak penerbangan menanggung kewajiban memulangkan jamaah umrah tanpa penambahan biaya.

    Persoalan lainnya, puluhan ribu jamaah umrah yang telah selesai beribadah, dan jadwalnya pulang dari Arab ke Indonesia, saat ini belum bisa pulang. Pasalnya pesawat yang seharusnya membawa jamaah umrah kloter selanjutnya dan menjadi pesawat penjemput, tidak bisa terbang ke Arab Saudi karena pelarangan itu.

    Mereka baru bisa dipulangkan jika larangan dari Arab Saudi sudah dicabut. “Sebelumnya (pergi umrah) diantar, ketika pulang kan harusnya dijemput juga dengan pesawat yang mengantar jamaah umrah, kan sekarang nggak ada jamaah umrah nah ini problemnya,” ujarnya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Resep Mudah Membuat Disinfektan Saat Wabah Virus Corona

    Ketika wabah virus corona merebak, cairan disinfektan kian diminati masyarakat. Bila kehabisan, ada cara alternatif membuat cairan anti kuman itu.