10 Nelayan Aceh Ditahan Myanmar

Oleh :
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • TEMPO Interaktif, Banda Aceh:Sebanyak 10 nelayan Aceh masih ditahan pemerintah Myanmar. Mereka dinilai melanggar perbatasan negara saat menangkap ikan di laut. "Kita sedang upayakan untuk membawa pulang mereka," kata Adli Abdullah, Sekretaris Panglima Laot/Lembaga Adat Laot Aceh, yang menaungi para nelayan di Banda Aceh hari ini. Menurut Adli, pihaknya telah menghubungi kedutaan Indonesia di Rangoon, Myanmar untuk melihat keberadaan mereka. Nelayan itu ditahan di penjara Myeik, Myanmar sejak Januari 2008. Keberadaan mereka baru diketahui pada Juli 2008 lalu, setelah para nelayan itu mengirimkan surat kepada keluarganya. "Sebelumnya, keluarga mereka sempat pasrah," ujarnya. Ke-10 nelayan itu adalah; Rasmal, Sukardi, Herman, Musriadi, Joni, Zakaria, Mansur, Wanto, Faisal, dan Hendra. Para nelayan tersebut menggunakan dua boat, yakni KM Rahmat dan KM Melois.Adi Wardisi

     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Donald Trump dan Para Presiden AS yang Menghadapi Pemakzulan

    Donald Trump menghadapi pemakzulan pada September 2019. Hanya terjadi dua pemakzulan terhadap presiden AS, dua lainnya hanya menghadapi ancaman.