Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Kursi Melayang, dan Orang Luar

Reporter:
Editor:

Kodrat Setiawan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (kanan) memberikan sambutan saat pembukaan Kongres V PAN di MTQ Square, Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin, 10 Februari 2020. Dalam pidatonya, Zulhas meminta kader PAN bersatu dibawa bendera partai. ANTARA/Jojon

    Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan (kanan) memberikan sambutan saat pembukaan Kongres V PAN di MTQ Square, Kendari, Sulawesi Tenggara, Senin, 10 Februari 2020. Dalam pidatonya, Zulhas meminta kader PAN bersatu dibawa bendera partai. ANTARA/Jojon

    TEMPO.CO, Kendari - Ketua Umum DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menyebut ada orang luar partai yang terlibat kericuhan pada Kongres Ke-5 PAN.

    "Risiko demokrasi, demokrasi itu kan semua orang mempunyai hak yang sama, boleh mengekspresikan seperti apa. Hanya memang kita sayangkan ada orang luar yang terlibat. Saya kira itu yang membuat kursi-kursi melayang. Karena itu saya minta maaf," ujar Zulkifli saat menutup Kongres V PAN yang dilaksanakan di Hotel Claro, Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Rabu, 12 Februari 2020.

    Mantan Ketua MPR RI itu meyakini bahwa kader-kader PAN akan dewasa dan bisa menyelesaikan persoalan-persoalan dengan baik, apalagi kongres tersebut merupakan kongres ke-5.

    Ia meminta kepada semua kader untuk bersatu kembali membangun PAN, agar bisa masuk dalam posisi tiga besar pada Pemilihan Umum (Pemilu) Tahun 2024 mendatang.

    Ketua Majelis Penasihat Partai (MPP) PAN Hatta Rajasa mengatakan dalam menghadapi apa pun selalu ada dinamika. Apalagi, kata dia, perhelatan besar dan dilaksanakan oleh partai besar, tentu akan ada dinamika yang terjadi.

    "Partai besarlah yang mampu mengatasi semua persoalan yang ada. Alhamdulillah kita bisa mengatasi semua persoalan yang ada di antara kita. Saya perhatikan tidak ada di antara kader kita yang saling berhadapan," ujarnya.

    Sebelumnya, kongres tersebut berlangsung menegangkan, sempat ricuh baik di dalam ruang kongres maupun di luar hotel tempat pelaksanaan kongres tersebut. Sempat terjadi cekcok antara kubu Zulkifli Hasan dan Mulfachri Harahap. Kontak fisik pun meletup. Akibatnya terdapat berapa peserta kongres dari kubu Mulfachri Harahap mengalami luka-luka dan dilarikan ke rumah sakit.

    Namun kericuhan tersebut tidak berlangsung lama, karena berhasil diredakan kepolisian yang melakukan pengamanan ketat di area pelaksanaan Kongres V PAN itu.

    Acara penutupan Kongres V PAN itu dihadiri Ketua Majelis Penasihat Partai Hatta Rajasa, Asman Abnur, Yandri Susanto, Eddy Soeparno, dan Totok Daryanto, serta kader lainnya. Sedangkan pendiri PAN Amien Rais dan Mulfachri Harahap tampak tak hadir.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.