Kongres PAN Dimulai Hari Ini, Empat Caketum Sudah Hadir

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Ketua FPAN DPR Mulfachri Harahap dan Sekretaris FPAN DPR Yandri Susanto dalam acara jumpa pers PAN di Ruang Rapat Pleno FPAN DPR Gedung Nusantara I DPR-MPR, Jakarta Selatan, Selasa, 26 Juni 2018. TEMPO/Andita Rahma

    Ketua Umum PAN Zulkifli Hasan, Ketua FPAN DPR Mulfachri Harahap dan Sekretaris FPAN DPR Yandri Susanto dalam acara jumpa pers PAN di Ruang Rapat Pleno FPAN DPR Gedung Nusantara I DPR-MPR, Jakarta Selatan, Selasa, 26 Juni 2018. TEMPO/Andita Rahma

    TEMPO.CO, Jakarta - Kongres ke-V Partai Amanat Nasional atau Kongres PAN dimulai hari ini di Kota Lulo, Kendari, Sulawesi Tenggara. Gelaran kongres yang akan berlangsung sampai 12 Februari mendatang itu dimulai dari agenda pendaftaran calon ketua umum dan ketua formatur di Hotel Claro, Kendari.

    Dari pantauan Tempo, rombongan peserta kongres dari berbagai daerah telah memadati area hotel. Mereka tampak sedang melakukan registrasi di meja panitia.

    “Termasuk semua calon ketua umum sudah berada di Kendari. Ada yang sejak Sabtu dan ada juga yang tiba Senin pagi ini,” kata Wakil Ketua DPW PAN Sultra. Sabaruddin Labamba, Senin, 10 Februari 2020.

    Total ada empat calon yang akan bertarung dalam pemilihan caketum PAN. Mereka adalah Mulfachri Harahap, Asman Abnur, Drajad Wibowo dan Zulkifli Hasan. Namun, hanya Zulkifli yang belum mengembalikan formulir pendaftaran.

    Adapun pendaftaran caketum di Kendari ini dibuka mulai pagi ini pukul 10.00 hingga pukul 17.00 WITA.

    Ada 590 suara yang akan diperebutkan empat caketum PAN. Jumlah suara itu berasal dari 34 Dewan Pimpinan Wilayah (DPW) yang masing-masing memiliki dua hak suara serta 514 Dewan Pimpinan Daerah (DPD) dengan masing-masing memiliki satu hak suara.

    Ditambah tiga suara dari Ketua Umum, Sekretaris Jenderal dan Bendahara Umum PAN. Sedangkan sisanya merupakan suara dari sejumlah organisasi sayap partai berlambang matahari terbit itu.

    Terkait pengamanan kongres, Kepala Biro Operasi Polda Sultra Komisaris Besar Subnedih mengatakan ada sebanyak 1.200 personil gabungan dari kepolisian dan TNI disiagakan di sejumlah titik, yakni di Hotel Claro, lapangan ex MTQ dan 32 hotel tempat menginap peserta kongres.

    "Termasuk lalulintas kita siagakan untuk pengawalan peserta yang baru turun dari pesawat (ke lokasi kongres). Sterilisasi pengamanan akan melibatkan tim penjinak bom Gegana Brimob. Sterilisasi dilakuan empat jam sebelum kongres dimulai," kata Subnedih.

    Menurut Subnedih, aparat keamanan bakal memperketat pengamanan dengan menyiagakan pasukan di tiga ring, antara lain di Phinisi Ball Room menuju tempat makan (restoran), lantai dasar, dan di depan halaman hotel.

    Meski begitu, Subnedih menegaskan tidak ada pengawalan khusus untuk setiap kandidat calon ketua umum PAN. Polisi hanya melakukan pengawalan saat kedatangan dan sampai tiba di arena kongres. Pihaknya juga mengarahkan armada kendaraan taktis dan ambulans serta tim medis. "Polda Sultra juga menyiapkan kendaraan dinas dan taktis serta ambulans, tim dokter juga kita sediakan, karena permintaan dari panitia, lalu juga peserta yang akan datang banyak, maka kita akan kita siapkan rumah Sakit Bahteramas sebagai rujukan," kata Subnedih.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Polemik Aturan Ketenagakerjaan Dalam RUU Cipta Kerja

    Perubahan aturan ketenagakerjaan menurut pemerintah harus dilakukan agar mengundang investasi.