PBNU Akan Bedah RUU Omnibus Law Di Munas 2020

Ribuan buruh yang tergabung dalam Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) melakukan aksi massa di depan Gedung Parlemen, Jakarta, Senin, 20 Januari 2020. Aksi tersebut juga memaparkan enam alasan mengapa buruh menolak keberadaan Omnibus Law. TEMPO/Ahmad Tri Hawaari

TEMPO.CO, Yogyakarta - Polemik Rancangan Undang-undang Omnibus Law Cipta Lapangan Kerja akan menjadi salah satu topik yang bakal diangkat dalam Musyawarah Nasional Alim Ulama Nahdlatul Ulama (Munas NU) 2020 di Pondok Pesantren Al-Anwar Sarang, Rembang, Jawa Tengah.

"Soal Omnibus Law itu akan dibahas saat Munas 2020 bersama ulama-ulama besar," kata Katib Aam Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Yahya Cholil Staquf saat menghadiri Forum Eurasia Centrist Democrat International (CDI) di Yogyakarta, Kamis, 23 Januari 2020.

Isu soal RUU itu, ujar Yahya, akan dibahas sebagai satu topik bahasan dalam Munas yang digelar pada 18-19 Maret 2020 untuk mengerucutkan sikap dan pandangan NU. Ini untuk melihat apakah beleid itu diperlukan atau tidak bagi bangsa ini.

"Sejauh ini soal Omnibus Law itu baru statemen-statemen, belum ada pembicaraan di kalangan NU dan belum ada studi mendalam tentang rencana perundangan itu," kata dia.

Yahya melihat secara umum banyak sekali undang-undang di Indonesia yang tumpang-tindih satu sama lain. Menurutnya, butuh penyelarasan antar-regulasi yang ada agar tak saling tabrak.

"Yang diperlukan mungkin sebuah sinergi dan Omnibus law ini kan informasinya untuk menyelesaikan masalah (regulasi) yang tumpang tindih selama ini," ujar Yahya.

Omnisbus Law masih menuai pro kontra di kalangan masyarakat. Apalagi, pemerintah dianggap kurang melakukan sosialisasi RUU ini.

Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD sebelumnya membantah sosialisasi terhadap omnibus law terhadap masyarakat minim.

Mahfud berdalih, rencana terbitnya omnibus law itu sudah pernah diumumkan ketika Presiden Joko Widodo berpidato dalam pelantikannya pada Oktober 2019.

"Ndak minim juga lah. Kan sejak awal sudah diumumkan pidato presiden waktu pelantikan itu waktu tanggal 20 Oktober tentang omnibus law, sesudah itu rapat. Nah FGD, FGD-nya tidak minim juga," kata Mahfud di Hotel Shangri-la, Jakarta Selatan, pada Rabu, 22 Januari 2020.






Partai Buruh Gelar Aksi Besar-besaran di Depan Gedung DPR Pekan Depan, Ini Tuntutannya

1 hari lalu

Partai Buruh Gelar Aksi Besar-besaran di Depan Gedung DPR Pekan Depan, Ini Tuntutannya

Partai buruh berencana menggelar demonstrasi di depan gedung DPR RI, Senayan pada Senin 6 Februari 2022.


Tolak Perpu Cipta Kerja, Partai Buruh Akan Turunkan Ribuan Massa Senin Pekan Depan

1 hari lalu

Tolak Perpu Cipta Kerja, Partai Buruh Akan Turunkan Ribuan Massa Senin Pekan Depan

Partai buruh menyatakan akan menggelar aksi besar-besaran untuk menolak Perpu Cipta Kerja.


Megawati Cerita saat Bung Karno Sebut Kalangan NU Pejuang

3 hari lalu

Megawati Cerita saat Bung Karno Sebut Kalangan NU Pejuang

Megawati kemudian protes lagi kepada Bung Karno. "'Diajarinya pakai sepatu. Itu kenapa pakai sandal semua?'.


Saat Hubungan NU dan PKB Kembali Hangat Diperbincangkan

3 hari lalu

Saat Hubungan NU dan PKB Kembali Hangat Diperbincangkan

Soal hubungan NU dan PKB kembali hangat dibicarakan. Said Aqil Siradj menyebut yang mengatakan itu lupa sejarah.


Soal NU Harus Jauh dari PKB, Said Aqil: Yang Ngomong Tak Senang dengan Muhaimin

4 hari lalu

Soal NU Harus Jauh dari PKB, Said Aqil: Yang Ngomong Tak Senang dengan Muhaimin

Mantan Ketua Umum PBNU Said Aqil Siradj membantah pernyataan yang menyebut NU harus jauh dari Partai Kebangkitan Bangsa (PKB).


Alquran Dibakar, Gus Yahya Staquf: Rasmus Paludan Berbuat Sia-sia

6 hari lalu

Alquran Dibakar, Gus Yahya Staquf: Rasmus Paludan Berbuat Sia-sia

Gus Yahya menilai Rasmus Paludan orang putus asa yang hilang akal karena melihat kekalahan tak terhindarkan dari kesombongan identitasnya sendiri.


Ketua PBNU Minta Umat Islam tidak Terprovokasi Pembakaran Alquran di Swedia

10 hari lalu

Ketua PBNU Minta Umat Islam tidak Terprovokasi Pembakaran Alquran di Swedia

Politikus sayap kanan, Rasmus Paludan, membakar salinan Alquran dalam demonstrasi menolak Swedia bergabung NATO dan protes terhadap Turki


Jokowi Akui Besarnya Kontribusi NU untuk Indonesia

13 hari lalu

Jokowi Akui Besarnya Kontribusi NU untuk Indonesia

Jokowi juga memberikan apresiasi besarnya pada penyelenggaraan Porseni (Pekan Olahraga dan Seni) NU.


Jalan Sehat NU 2023, Jokowi: Dengan Kesehatan, Negara Kita akan Kuat

13 hari lalu

Jalan Sehat NU 2023, Jokowi: Dengan Kesehatan, Negara Kita akan Kuat

Jokowi mengucapkan selamat melakukan jalan sehat kepada para peserta dan berharap dapat mengikuti kegiatan itu dengan baik.


The Hasty Health Omnibus Law

15 hari lalu

The Hasty Health Omnibus Law

Indonesia will shortly have a third omnibus law, the health law. A number of professional health care organizations expressed opposition.