Istri Hakim Jamaluddin Sempat Datangi PN Medan Ambil Uang Duka

Reporter

Tersangka kasus pembunuhan hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan, Zuraida Hanum (tengah) dihadirkan polisi ketika gelar kasus di Mapolda Sumatera Utara, Rabu, 8 Januari 2020. Zuraida yang juga merupakan istri korban, menjadi salah satu tersangka dari tiga tersangka dalam kasus dugaan pembunuhan berencana hakim PN Medan, Jamaluddin. ANTARA/Septianda Perdana

TEMPO.CO, Medan - Zuraida Hanum, istrinya hakim Jamaluddin sempat dua kali datang ke Pengadilan Negeri (PN) Medan untuk mengambil uang duka. Setelah Jamaluddin meninggal setelah dibunuh tersangka Zuraida dan dua orang suruhannya, keluarga besar PN Medan mengumpulkan uang duka cita sebanyak Rp 17 juta.

Entah kenapa pihak PN Medan mencurigai Zuraida. Apalagi berdasarkan keterangan polisi, almarhum dibunuh orang terdekatnya. Uang duka sempat batal diberikan. Sampai Zuraida datang untuk yang kedua kali, uang itu baru diberikan Rp 7 juta. "Itu sebelum dia ditetapkan menjadi tersangka,” kata Humas PN Medan Erintuah Damanik di PN Medan, Selasa, 14 Januari 2020.

Tak lama setelah kedatangan tersangka pembunuh suami, Zuraida, di hari yang sama, datang juga KAJ, putri sulung almarhum. Dia meminta bantuan untuk membayar uang kuliahnya yang sudah jatuh tempo. “Pak Ketua PN kasih Rp10 juta.”

Soal uang pensiun almarhum, kata Erintuah, harusnya diserahkan kepada istri sebagai ahli waris. Namun, karena istrinya bermasalah, uang itu akan diberikan kepada anak. Almarhum Jamaluddin masih menerima gaji sampai Februari 2020. "Setelah itu baru menerima gaji pensiunan,” ucap Erintuah.

Kepolisian Daerah Sumatera Utara dan Polrestabes Medan merampungkan 15 adegan rekonstruksi pembunuhan hakim Pengadilan Negeri atau PN Medan Jamaluddin, Senin, 13 Januari 2020.  Direktur Reserse Kriminal Umum Kepolisian Daerah Sumatera Utara Komisaris Besar Andi Rian Djajadi mengatakan, rekonstruksi yang digelar ini hanya untuk tahap perencanaan saja. "Rekonstruksi ini terdapat 15 adegan dari 5 lokasi. Nanti akan ada rekonstruksi berikutnya," kata Andi Rian, Senin, 13 Januari 2020.

Dalam rekonstruksi yang dimulai dari lokasi perencanaan pembunuhan di Coffee Town, Jalan Ngumban Surbakti, Medan Selayang, terungkap tersangka pembunuhan berencana Zuraida Hanum, istri hakim Jamaluddin, bertemu Jefri Pratama dan Reza Fahlevi . Dalam pertemuan itu Zuraida meminta keduanya membunuh Jamaluddin dengan iming-iming uang Rp 100 juta dan umroh.

Onan Purba, kuasa hukum Zuraida Hanum, tersangka pembunuhan berencana itu mengatakan, belum mengetahui lokasi rekonstruksi. "Kami menerima surat dari Polrestabes Medan tentang rekonstruksi itu, tapi polisi tidak menyebut lokasinya di mana saja," kata Onan kepada Tempo.

Onan juga mengatakan, kliennya belum menentukan sikap atas tuduhan pembunuhan berencana hakim Jamaluddin. "Klien saya Zuraida Hanum belum ada mengatakan menolak atau menerima tuduhan itu," ujar Onan.

MEI LEANDHA | SAHAT SIMATUPANG






Putri Candrawathi Ditahan, Kak Seto Minta Negara Melindungi Anaknya

1 hari lalu

Putri Candrawathi Ditahan, Kak Seto Minta Negara Melindungi Anaknya

Istri Ferdy Sambo, Putri Candrawathi akhirnya ditahan karena pembunuhan Brigadir J. Kak Seto minta negara melindungi anak Putri dan Sambo.


Tak Sembarang Perkara Pidana Bisa Menggunakan Restorative Justice

1 hari lalu

Tak Sembarang Perkara Pidana Bisa Menggunakan Restorative Justice

Walau tergolong produk hukum yang baru di Indonesia, restorative justice telah diterapkan dalam beberapa perkara pidana


Polisi Dalami Video Pembunuhan 4 Pekerja Jalan di Papua Barat

2 hari lalu

Polisi Dalami Video Pembunuhan 4 Pekerja Jalan di Papua Barat

Pembunuhan terhadap pekerja jalan transpenghubung Kabupaten Bintuni dan Maybrat itu terjadi pada Kamis kemarin.


Bharada E Siap Hadapi Sidang Kasus Pembunuhan Brigadir J, Sudah Konseling Psikolog dan Rohaniwan

3 hari lalu

Bharada E Siap Hadapi Sidang Kasus Pembunuhan Brigadir J, Sudah Konseling Psikolog dan Rohaniwan

Bharada E disebut dalam keadaan sehat dan didampingi psikolog serta rohaniwan. Bersiap hadapi sidang kasus pembunuhan Brigadir J.


Anggota TNI Tersangka Mutilasi 4 Warga Papua Diduga Punya Bisnis Gelap Penimbunan BBM

8 hari lalu

Anggota TNI Tersangka Mutilasi 4 Warga Papua Diduga Punya Bisnis Gelap Penimbunan BBM

Gudang yang menjadi lokasi perencanaan pembunuhan dan mutilasi 4 warga Papua diduga juga berfungsi sebagai lokasi penimbunan BBM jenis Solar.


Komnas HAM Duga Tersangka Mutilasi di Mimika Lakukan Aksinya Lebih Dari Sekali

12 hari lalu

Komnas HAM Duga Tersangka Mutilasi di Mimika Lakukan Aksinya Lebih Dari Sekali

Tim Komnas HAM telah melakukan pemeriksaan di lokasi kejadian. Tim juga mewawancarai para pelaku baik dari sipil maupun TNI.


Komnas HAM Sebut Pelaku Mutilasi di Mimika Terhubung ke Bisnis Solar

12 hari lalu

Komnas HAM Sebut Pelaku Mutilasi di Mimika Terhubung ke Bisnis Solar

Komnas HAM meminta para pelaku harus dihukum seberat-beratnya, termasuk pemecatan dari keanggotaan TNI.


Komnas HAM Duga Pelaku Mutilasi di Mimika Sempat Tunda Rencana Pembunuhan

12 hari lalu

Komnas HAM Duga Pelaku Mutilasi di Mimika Sempat Tunda Rencana Pembunuhan

Komisioner Komnas HAM mengatakan diskusi untuk merencanakan pembunuhan itu diduga telah dilakukan beberapa kali oleh pelaku.


Kremlin Bantah Isu Vladimir Putin Jadi Target Pembunuhan

16 hari lalu

Kremlin Bantah Isu Vladimir Putin Jadi Target Pembunuhan

Kantor Presiden Rusia membantah Vladimir Putin telah menjadi target pembunuhan.


Hakim Senior AS Ditunjuk untuk Selidiki Ribuan Dokumen Rahasia dari Rumah Donald Trump

16 hari lalu

Hakim Senior AS Ditunjuk untuk Selidiki Ribuan Dokumen Rahasia dari Rumah Donald Trump

Hakim Raymond J. Dearie akan memiliki wewenang untuk menyaring lebih dari 11.000 catatan dari rumah Donald Trump yang disita FBI bulan lalu