Polisi Korban Penembakan Kelompok Bersenjata Dibawa ke Jakarta

Reporter:
Editor:

Kukuh S. Wibowo

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw (kiri) menyalami anggota TNI di sela-sela upacara apel gabungan di Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Senin 14 Oktober 2019. TNI dan Polri bersinergi untuk meningkatkan pengamanan di Wamena. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

    Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw (kiri) menyalami anggota TNI di sela-sela upacara apel gabungan di Kota Wamena, Kabupaten Jayawijaya, Papua, Senin 14 Oktober 2019. TNI dan Polri bersinergi untuk meningkatkan pengamanan di Wamena. ANTARA FOTO/M Risyal Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta- Kepala Kepolisian Daerah Papua Inspektur Jenderal Paulus Waterpauw mengatakan Bhayangkara Satu (Bharatu) Luky Darmadi, anggota yang terkena tembakan kelompok bersenjata, diterbangkan ke Jakarta pukul 16.00 WIT sore ini, Minggu, 12 Januari 2020

    Luky akan menjalani perawatan di Rumah Sakit Kramat Jati, Polri, Jakarta Timur. "Korban akan dirujuk ke Jakarta dengan Pesawat Airfast sore ini pukul 16.00 WIT untuk mendapat penanganan," ujar Paulus dalam keterangan tertulis pada Ahad, 12 Januari 2020.

    Luky tertembak pada bagian paha setelah diserang oleh kelompok bersenjata. Insiden penembakan itu, kata Paulus Waterpauw, terjadi di salah satu pos keamanan di Bandara Kenyam, Nduga, Papua, Sabtu, 11 Januari 2020.

    "Kurang lebih 50 meteran dari belakang pos, diberondong peluru oleh KKB. Kena pahanya anggota Bharatu Luki," ucap Paulus.

    Paulus memprediksi, jumlah anggota kelompok bersenjata yang menyerang mencapai 20 orang. Personel pun sempat mengejar kelompok ini meski akhirnya tak berhasil ada yang ditangkap. "Mereka kabur," ujar dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Rencana dan Anggaran Pemindahan Ibu Kota, Ada Tiga Warga Asing

    Proyek pemindahan ibu kota negara ke Kalimantan Timur dieksekusi secara bertahap mulai 2020. Ada tiga warga asing, termasuk Tony Blair, yang terlibat.