Reynhard Sinaga Tak Bergaul dengan Mahasiswa Indonesia di Inggris

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Reynhard Sinaga, merupakan ahasiswa S3 Indonesia di Inggris, telah divonis hukuman penjara seumur hidup usai perkosaan terhadap 48 korban laki-laki. Reyhard melakukan aksinya alam rentang waktu dua setengah tahun dari 1 Januari 2015 sampai 2 Juni 2017. manchestereveningnews.co.uk

    Reynhard Sinaga, merupakan ahasiswa S3 Indonesia di Inggris, telah divonis hukuman penjara seumur hidup usai perkosaan terhadap 48 korban laki-laki. Reyhard melakukan aksinya alam rentang waktu dua setengah tahun dari 1 Januari 2015 sampai 2 Juni 2017. manchestereveningnews.co.uk

    TEMPO.CO, Jakarta - Beberapa mahasiswa Indonesia yang bersekolah di Leeds menuturkan tak terlalu mengenal Reynhard Sinaga. Alasannya, mahasiswa yang sedang mengambil gelar doktoral di University of Leeds ini tak pernah bergaul dengan pelajar asal Indonesia di sana.

    "Bahkan dengan teman satu kampusnya yang dari Indonesia saja tidak akrab," kata salah seorang mahasiswa Indonesia di Leeds ketika dihubungi pada Selasa, 7 Januari 2020. 

    Mahasiswa Indonesia lainnya mengatakan Reynhard juga tak bergabung di grup percakapan manapun. 

    Sumber ini menuturkan bahkan orang tua Reynhard pernah menghubungi beberapa mahasiswa Indonesia di Leeds untuk mencari keberadaan anaknya. "Orang tuanya dapat kabar ia ditangkap polisi terus meminta beberapa mahasiswa mencari tahu informasinya, tapi kami juga tidak tahu karena dia jarang bergaul," katanya. 

    Nama Reynhard Sinaga sedang menjadi sorotan. Mahasiswa Ilmu Geografi Manusia di University of Leeds ini divonis bersalah karena memperkosa ratusan mahasiswa. Pengadilan Manchester memvonis Reynhald penjara seumur hidup.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.