Polisi Sebut Otak Pembunuhan Hakim PN Medan adalah Sang Istri

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi penusukan. esquire.com

    Ilustrasi penusukan. esquire.com

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepolisian Daerah Sumatera Utara meringkus tiga orang pelaku pembunuhan Hakim Pengadilan Negeri atau PN Medan, Jamaluddin.

    Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Argo Yuwono mengatakan ketiga pelaku itu berinisial ZH, JB, dan R. Satu dari tiga pelaku merupakan istri korban.

    "Sudah terungkap pelaku adalah ZH, JB, dan R, di mana salah satu pelaku, yakni ZH adalah istri korban," kata Argo di kantornya, Jakarta Selatan, pada Selasa, 7 Januari 2020.

    Argo mengatakan, penyidik saat ini masih memeriksa ketiga pelaku. Oleh karena itu, belum dapat diketahui motif dari pembunuhan tersebut.

    Ia mengatakan, berdasarkan pemeriksaan sementara, sang istri, ZH, merupakan otak dari pembunuhan Jamaluddin. ZH menyewa dua eksekutor untuk membunuh suaminya. "Dia sebagai otak pembunuhan dan menyewa dua pembunuh," ucap Argo.

    Jamaluddin ditemukan tewas di dalam satu unit mobil Toyota Land Cruiser Prado bernomor polisi BK 77 HD warna hitam di sebuah jurang di Dusun II Namo Rindang, Desa Suka Dame, Kecamatan Kutalimbaru, Kabupaten Deli Serdang, pada 29 November 2019 lalu. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komentar Yasonna Laoly Soal Harun Masiku: Swear to God, Itu Error

    Yasonna Laoly membantah disebut sengaja menginformasikan bahwa Harun berada di luar negeri saat Wahyu Setiawan ditangkap. Bagaimana kata pejabat lain?