Panglima TNI: Segera Tindaklanjuti Jika Ada Pemasalahan di Gereja

Reporter:
Editor:

Purwanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Idham Azis Memimpin Apel Pengamanan Natal 2019 dan Tahun Baru di Medan, Sumatera Utara, Kamis 19 Desember 2019. Tempo/Sahat Simatupang

    Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto dan Kapolri Jenderal Idham Azis Memimpin Apel Pengamanan Natal 2019 dan Tahun Baru di Medan, Sumatera Utara, Kamis 19 Desember 2019. Tempo/Sahat Simatupang

    TEMPO.CO, Jakarta - Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto memerintahkan personel TNI dan Polri langsung mengambil tindakan jika menemukan ada permasalahan di gereja saat perayaan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 tanpa harus menunggu perintah pimpinan.

    "Apabila ada permasalahan di gereja langsung ditindaklanjuti tanpa menunggu perintah lagi," katanya saat memberikan arahkan kepada personel keamanan Natal dan Tahun Baru di Kupang, Minggu (22/12).

    Hal ini disampaikan saat melakukan kunjungan kerja ke Kupang bersama dengan Kapolri Jenderal Pol Idham Azis untuk memastikan kesiapan pasukan pengamanan Natal dan Tahun Baru di provinsi berbasis kepulauan itu.

    Hadi mengatakan bahwa hal itu tidak apa-apa dilakukan karena semuanya sudah sesuai dengan rencana operasi yang dikeluarkan oleh Kepolisian.

    "Namun, ingat pelajari saja SOP, protapnya sehingga semuanya tahu siap berbuat apa dan bagaimana," ujar dia.

    Ia juga memerintahkan agar seluruh personel TNI dan Polri yang bertugas harus tetap humanis dalam rangka melayani masyarakat khususnya di wilayah provinsi Nusa Tenggara Timur.

    Dalam kunjungan kerja ke NTT itu, Panglima TNI dan Kapolri juga berdialog dengan pimpinan gereja, baik gereja GMIT dan gereja Katolik khususnya di paroki Kristus Raja Katedral Kupang.

    Panglima dan Kapolri menanyakan secara umum soal bagaimanan pengamanan di kedua gereja itu jelang Natal 2019 dan Tahun Baru 2020.

    "Untuk pengamanan gereja maupun lalu lintas semuanya berjalan dengan lancar, pak polisi selalu ada dan selalu standby," ucap kata Ketua Mejelis Jemaat GMIT Koinonia, Kuanino Kupang, Pendeta Alieda Salean.

    Hal yang sama juga diakui oleh Pastor Paroki Gereja Katedral Kristus Raja Kupang Romo Ambros B Ladjar saat Panglima TNI dan Kapolri meninjau gereja tersebut.

    Panglima TNI dan Kapolri mengharapkan semoga malam perayaan hari Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 bisa berjalan dengan aman.

    “TNI Polri hadirkan rasa nyaman sehingga perayaan Natal dan Tahun Baru 2020 bisa berjalan dengan aman," ujar dia lagi.

    Secara umum personel yang disiapkan untuk mengamankan Natal 2019 dan Tahun Baru 2020 di NTT mencapai 5.526 personel yang tersebar di seluruh wilayah Polda NTT.

    Jumlah personel itu tidak hanya dari personel Polri, tetapi juga gabungan dengan TNI serta personel keamanan dari pemerintahan lainnya.

    ANTARA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lika-Liku Calon Wakil Gubernur DKI Jakarta Pengganti Sandiaga Uno

    Kursi Wakil Gubernur DKI Jakarta kosong sejak Agustus 2018. Pada Januari 2020, Partai Keadilan Sejahtera dan Partai Gerindra mengajukan dua nama.