Polri akan Umumkan Kasus Novel Baswedan Maksimal Akhir Tahun Ini

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang bersama penyidik senior KPK, Novel Baswedan, membuka selubung kain kembali layar penghitung waktu sejak Novel Baswedan, diserang selama itu pula polisi gagal mengungkap pelaku, di gedung KPK Jakarta, Kamis, 19 Desember 2019. Layar penghitung waktu ini, untuk kembali mengingatkan Pimpinan KPK terpilih (2019 -2023) segera menuntaskan kasus penyiraman Air Keras terhadap Penyidik Senior KPK Novel Baswedan yang hingga 1000 hari tidak terungkap pelakunya. TEMPO/Imam Sukamto

    Wakil Ketua KPK, Saut Situmorang bersama penyidik senior KPK, Novel Baswedan, membuka selubung kain kembali layar penghitung waktu sejak Novel Baswedan, diserang selama itu pula polisi gagal mengungkap pelaku, di gedung KPK Jakarta, Kamis, 19 Desember 2019. Layar penghitung waktu ini, untuk kembali mengingatkan Pimpinan KPK terpilih (2019 -2023) segera menuntaskan kasus penyiraman Air Keras terhadap Penyidik Senior KPK Novel Baswedan yang hingga 1000 hari tidak terungkap pelakunya. TEMPO/Imam Sukamto

    TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Argo Yuwono mengatakan polisi akan mengumumkan temuan kasus penyerangan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) Novel Baswedan pada akhir tahun ini.

    "Tentunya bahwa sudah ada akan kami sampaikan ya, dan kami berharap insyaallah tahun ini lah kami sampaikan," kata Argo di kantornya, Jakarta Selatan, pada Jumat, 20 Desember 2019. 

    Argo pun kembali menegaskan bahwa Polri serius menangani penyerangan Novel. Hanya saja, ia meminta pengertian masyarakat bahwa penyelidikannya memerlukan waktu yang tak sebentar, sehingga masyarakat tak perlu terus menerus mempertanyakan.

    "Kami serius ya untuk menangani kasus, dan tentunya kami tidak bisa mengejar-ngejar. Namanya kami kan penyelidikan ya, itu kan penyidikan memanggil orang juga perlu waktu. Memanggil orang tidak kami panggil sekarang terus besok datang. Itu ada intervalnya, maksimal tiga hari yang kami gunakan," kata Argo.

    Sebelumnya, Presiden Joko Widodo atau Jokowi sudah memastikan temuan baru kasus Novel Baswedan akan disampaikan oleh tim teknis Polri kepada publik dalam waktu dekat. Menurut dia, pengumumannya tidak sampai makan waktu berbulan-bulan. "Kalau saya bilang secepatnya berarti dalam waktu harian," ujarnya di Hotel Mulia, Jakarta, hari ini, Selasa, 10 Desember 2019.

    Presiden Jokowi mengungkapkannya setelah menerima penjelasan Kapolri Jenderal Idham Azis pada Senin lalu, 9 Desember 2019, di Istana Merdeka. Dia pun menuturkan berdasarkan penjelasan Idham, "Ada temuan baru yang sudah menuju pada kesimpulan," kata dia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Portofolio Saham Asabri Melorot 2013-2017

    PT Asabri mengalami kerugian akibat gegabah mengelola investasi. Badan Pemeriksa Keuangan dan Ombudsman Republik Indonesia curiga ada penyelewengan.