Jokowi Umumkan Nama Ibu Kota Baru Pertengahan 2020

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo meresmikan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda seksi 2,3 dan 4 di Samboja, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Selasa 17 Desember 2019. Tol seksi 2,3 dan 4 yang akan melintasi ibu kota baru itu memiliki panjang 57,8 kilometer dari total lima seksi Tol Balikpapan-Samarinda sepanjang 99,3 kilometer. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

    Presiden Joko Widodo meresmikan Jalan Tol Balikpapan-Samarinda seksi 2,3 dan 4 di Samboja, Kutai Kartanegara, Kalimantan Timur, Selasa 17 Desember 2019. Tol seksi 2,3 dan 4 yang akan melintasi ibu kota baru itu memiliki panjang 57,8 kilometer dari total lima seksi Tol Balikpapan-Samarinda sepanjang 99,3 kilometer. ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay

    TEMPO.CO, Sepaku - Presiden Joko Widodo atau Jokowi akan mengumumkan nama ibu kota negara yang baru pada pertengahan tahun depan. "Saat pertengahan tahun. Pada saat nanti awal ground breaking, peletakkan batu pertama, nama akan langsung kami sampaikan," kata Jokowi usai meninjau lokasi calon ibu kota di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur, Selasa, 17 Desember 2019.

    Di pertengahan 2020, Jokowi memperkirakan pembangunan infrastruktur di lokasi pemindahan ibu kota dimulai. Pemerintah menyiapkan 256 ribu hektare untuk provinsi baru ibu kota di Kalimantan Timur.

    Dari total luas provinsi baru, 56 ribu hektare akan diperuntukkan bagi wilayah ibu kota yang tidak masuk dalam pemerintahan daerah otonomi tersebut. Kawasan khusus ini akan diurus oleh city manager. Sedangkan sisa lahannya dicanangkan menjadi kawasan konservasi.

    Menurut Jokowi, dari 56 ribu hektare lahan ibu kota, sekitar 5.600 hektare akan dibangun klaster pemerintah. Ia berharap, pembangunan tersebut pararel dengan pembangunan klaster kesehatan, klaster pendidikan, klaster riset dan inovasi, dan financial center.

    Sementara itu, pemerintah juga mengadakan sayembara desain ibu kota baru. Sebanyak 257 desain ibu kota baru lolos dalam tahap pertama sayembara. Di tahapan ini, 13 juri sayembara akan memilih 5 besar yang nantinya akan diminta mempresentasikan gagasannya pada 19 Desember 2019.

    Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil merupakan salah satu dewan juri. Juri lainnya yaitu Imam S Ernawi, Profesor Gunawan Tjahjono (Universitas Indonesia), Profesor Wiendu Nuryanti (Universitas Gadjah Mada), hingga seniman patung Nyoman Nuarta.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sebab dan Pencegahan Kasus Antraks Merebak Kembali di Gunungkidul

    Kasus antraks kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Mengapa antraks kembali menjangkiti sapi ternak di dataran tinggi tersebut?