Tawari Loyalis Bamsoet Jabatan, Airlangga: Posisinya Top Banget

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto dan Ketua MPR Bambang Soesatyo (dua di tengah) bersalaman di acara rapat pimpinan nasional (Rapimnas) Golkar, Hotel Ritz-Carlton, Jakarta pada Kamis, 14 November 2019.

    Ketua Umum Golkar Airlangga Hartarto dan Ketua MPR Bambang Soesatyo (dua di tengah) bersalaman di acara rapat pimpinan nasional (Rapimnas) Golkar, Hotel Ritz-Carlton, Jakarta pada Kamis, 14 November 2019.

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto mengatakan sudah menawarkan jabatan kepada tiga dari lima loyalis Bambang Soesatyo alias Bamsoet. Hal ini berkaitan dengan persaingan keduanya untuk menduduki kursi pimpinan partai dalam musyawarah nasional yang berlangsung bulan depan.

    "Tiga dari lima. Yang satu (permintaan) komisinya sudah dipenuhi, dua ditawarkan tidak bersedia," kata Arilangga di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Kamis, 28 November 2019.

    Menurut Airlangga, posisi yang ia tawarkan pada loyalis Bamsoet strategis. "Posisinya top banget," ucap dia.

    Tawaran jabatan tersebut, kata Airlangga, diketahui pula oleh Ketua Koordinator Bidang Perempuan, Pemuda, dan Inovasi Sosial Partai Golkar, Agus Gumiwang. Menurut dia, Agus menyimpan catatan lobi-lobi ini. "Ada di Pak Menperin (Menteri Perindustrian). Ada catatannya masih lengkap," tuturnya.

    Sementara itu, Agus menjelaskan Airlangga dan Bamsoet telah bertemu dan sepakat ada pemberian jabatan kepada tiga orang. Belakangan Bamsoet menghubungi Agus untuk meminta jabatan bagi dua orang loyalisnya lagi.

    "Ada pertemuan antara Pak Airlangga dan Pak Bamsoet yang menyepakati komitmen. Yang dua lagi tambahan langsung dari Pak Bamsoet kepada saya melalui telepon. Jadi cuma lima yang dititipkan," kata dia di Kompleks Istana Kepresidenan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.