Kapolri dan Panglima TNI Pantau Langsung Pengamanan HUT OPM

Reporter:
Editor:

Febriyan

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kapolri Idham Azis berbincang dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani sebelum rapat terbatas di Kantor Presiden, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat 22 November 2019. Rapat ini membahas kebijakan pengadaan Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista). TEMPO/Subekti.

    Kapolri Idham Azis berbincang dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani sebelum rapat terbatas di Kantor Presiden, Komplek Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat 22 November 2019. Rapat ini membahas kebijakan pengadaan Alat Utama Sistem Senjata (Alutsista). TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, JakartaKapolri Jenderal Idham Azis dan Panglima TNI Marsekal Hadi Tjahjanto akan bertolak ke Papua pada hari ini, Selasa 27 November 2019. Kunjungan mereka bertujuan untuk memantau situasi menjelang Hari Ulang Tahun Organisasi Papua Merdeka (HUT OPM) yang jatuh pada 1 Desember 2019 mendatang.

    Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Argo Yuwono pun enggan menjelaskan lebih detail ihwal kunjungan tersebut.

    "Memantau situasi," kata dia di kantornya, Jakarta Selatan pada Selasa, 26 November 2019.

    Sementara itu, Kepala Bidang Hubungan Masyarakat Kepolisian Daerah Papua Komisaris Besar Ahmad Mustofa Kamal mengatakan, kunjungan kerja selama lima hari itu dalam rangka pengamanan jelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru.

    "Kunjungan kerja dan cek ke Wamena. Jelang Natal dan Tahun Baru," ujar Kamal saat dikonfirmasi, Selasa, 26 November 2019.

    Sebelumnya, Kepala Kepolisian Daerah Papua Inspektur Jenderal Paulus Wterpauw mengatakan setidaknya 3.000 personel akan berjaga di Papua hingga 31 Desember 2019 mendatang. Ribuan personel itu diperpanjang guna mengamankan HUT OPM, Hari Raya Natal dan Tahun Baru.

    "Masih ada 3.000 personel di sana. Kami perpanjang hingga 31 Desember. Sedangkan sisanya sudah ditarik (ke Kepolisian Daerah masing-masing)," kata Paulus pada 20 November 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Terobosan Nadiem di Pendidikan, Termasuk Menghapus Ujian Nasional

    Nadiem Makarim mengumumkan empat agenda utama yang dia sebut "Merdeka Belajar". Langkah pertama Nadiem adalah rencana menghapus ujian nasional.