Istana: Staf Khusus Milenial Jokowi Bekerja 24 Jam

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Foto kolase Staf khusus Presiden Jokowi yang baru dari kalangan milenial (kiri ke kanan) Pendiri Ruang Guru Adamas Belva Syah Devara, CEO Amartha Andi Taufan Garuda Putra, Pendiri Thisable Enterprise Angkie Yudistia, Peraih beasiswa kuliah di Oxford Billy Gracia Yosaphat Mambrasar, Perumus Gerakan Sabang Merauke Ayu Kartika Dewi, CEO dan Founder Creativepreneur Putri Indahsari Tanjung dan Mantan Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia/PMII Aminuddin Ma'ruf saat diperkenalkan di halaman tengah Istana Merdeka Jakarta, Kamis, 21 November 2019. ANTARA/Wahyu Putro A

    Foto kolase Staf khusus Presiden Jokowi yang baru dari kalangan milenial (kiri ke kanan) Pendiri Ruang Guru Adamas Belva Syah Devara, CEO Amartha Andi Taufan Garuda Putra, Pendiri Thisable Enterprise Angkie Yudistia, Peraih beasiswa kuliah di Oxford Billy Gracia Yosaphat Mambrasar, Perumus Gerakan Sabang Merauke Ayu Kartika Dewi, CEO dan Founder Creativepreneur Putri Indahsari Tanjung dan Mantan Ketua Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia/PMII Aminuddin Ma'ruf saat diperkenalkan di halaman tengah Istana Merdeka Jakarta, Kamis, 21 November 2019. ANTARA/Wahyu Putro A

    TEMPO.CO, Jakarta - Juru Bicara Presiden, Fadjroel Rachman, menampik tuduhan bahwa tujuh staf khusus milenial Presiden Joko Widodo atau Jokowi tidak akan fokus mengurus negara lantaran mereka hanya sesekali datang ke Istana untuk menjalankan tugasnya itu. Ia menjelaskan ketujuh anak muda ini bisa berkomunikasi dengan Presiden setiap saat.

    "Enggak, dong. Mereka tetep bekerja, di sini (Istana), kan dibantu oleh asisten," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Jumat, 22 November 2019.

    Menurut Fadjroel, seluruh staf khusus Jokowi sejatinya bekerja penuh seharian. "Setiap staf khusus itu boleh memberikan masukan 1x24 jam tapi tidak harus ketemu dengan Presiden. Jadi, kan, enggak setengah-setengah, kami bekerja 1x24 jam."

    Ia mencontohkan pola kerja Juru Bicara Presiden Bidang Sosial Angkie Yudistia yang juga seorang difabel tunarungu. Menurut Fadjroel, program pemerintah yang berkaitan dengan penyandang disabilitas tidak setiap hari akan dibahas. Sebabnya Angkie tidak perlu ke Istana setiap hari. "Tapi (Angkie) bisa memberikan nasihat langsung kepada Presiden setiap 1x24 jam."

    Jokowi memperkenalkan tujuh anak muda sebagai staf khusus milenial. Mereka adalah CEO and Founder Creativepreneur, Putri Indahsari Tanjung; pendiri Ruang Guru, Adamas Belva Syah Devara; dan pendiri Amartha, Andi Taufan Garuda Putra.

    Selain itu ada pula CEO Kitong Bisa, Gracia Billy Mambrasar; perumus gerakan Sabang Merauke, Ayu Kartika Dewi; mantan Ketua Umum PMII, Aminuddin Ma'ruf; dan pendiri Thisable Enterprise, Angkie Yudistia.

    Jokowi mengatakan mereka tidak perlu setiap hari berada di Istana. Alasannya mereka juga memiliki aktifitas lain. "Tidak full time. Beliau-beliau ini sudah memiliki kegiatan, memiliki pekerjaan," kata Jokowi di Istana Merdeka, Jakarta, Kamis, 21 November 2019.

    Menurut Jokowi, para staf khusus milenial ini juga tidak akan setiap hari bertemu dengannya. "Minimal satu sampai dua minggu, ketemu.” Namun, komunikasi bisa dilakukan setiap saat. “Tidak harus harian ketemu, tapi masukan setiap jam, setiap menit bisa saja (disampaikan)."


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Dampak Screen Time pada Anak dan Cara Mengontrol

    Sekitar 87 persen anak-anak berada di depan layar digital melebihi durasi screen time yang dianjurkan.