HM Prasetyo Minta ST Burhanuddin Lanjutkan Program TP4

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jaksa Agung ST Burhanuddin muncul dalam doorstop mingguan di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan pada Jumat, 25 Oktober 2019. TEMPO/Andita Rahma

    Jaksa Agung ST Burhanuddin muncul dalam doorstop mingguan di Gedung Kejaksaan Agung, Jakarta Selatan pada Jumat, 25 Oktober 2019. TEMPO/Andita Rahma

    TEMPO.CO, Jakarta - Mantan Jaksa Agung periode 2014-2019 HM Prasetyo berpesan kepada suksesornya ST Burhanuddin, agar melanjutkan program-program yang dilaksanakan Kejaksaan Agung. Salah satunya program TP4 (Tim Pengawal Pengamanan Pemerintahan dan Pembangunan).

    “Banyak yang telah kami lakukan, antara lain TP4. Ini yang sekarang menjadi ikon kita,” ujar Prasetyo di acara Lepas Sambut Jaksa Agung Tahun 2019 di aula Adhy Yaksa, Gedung Badiklat Kejaksaan RI, Jalan Harsono, Jakarta, Senin 28 Oktober 2019.

    Hari ini, Kejaksaan Agung mengadakan acara Lepas Sambut. Semacam acara perpisahan bagi jaksa agung lama, dan penyambutan untuk jaksa agung baru. Acara ini berisi pidato perpisahan dari mantan jaksa agung. Selama 30 menit lebih Prasetyo menyampaikan pesan kepada Burhanudin.

    Dalam pidato tersebut ia menceritakan bagaimana TP4 dibentuk. Mulanya, kata dia, Presiden Jokowi sempat menyampaikan banyak pejabat ketakutan dengan kejaksaan. Karena merasa orientasi jaksa hanya memenjarakan. “Karena itu kami tidak hanya jalan dengan semangat menindak, tapi juga mencegah (dengan program TP4),” ucap dia.

    Selain itu prestasi lain yang patut dilanjutkan, menurut Prasetyo, adalah keberhasilan Kejaksaan Agung mengamankan anggaran lebih dari Rp 1.000 triliun.

    Selepas pidato Prasetyo, kemudian dilanjutkan oleh pidato sambutan dari Burhanudin. Pidato Jaksa Agung yang baru saja dilantik pada Rabu 23 Oktober 2019 lalu itu, berisi pernyataan kesanggupannya meneruskan program Kejaksaan Agung.

    “Tadi beliau menyampaikan beberapa kegiatan yang beliau laksanakan dan tentunya kami siap untuk melanjutkan,” ujar Burhanudin.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tito Karnavian Anggap OTT Kepala Daerah Bukan Prestasi Hebat

    Tito Karnavian berkata bahwa tak sulit meringkus kepala daerah melalui OTT yang dilakukan Komisi Pemerantasan Korupsi. Wakil Ketua KPK bereaksi.