Jokowi Tunjuk Agung Arminsyah Plt Jaksa Agung Selama Tiga Bulan

Reporter:
Editor:

Zacharias Wuragil

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Jaksa Agung Muda bidang Pidana Khusus (Jampidsus) Arminsyah memberikan keterangan kepada wartawan tentang pemeriksaan mantan Ketua DPR RI Setyo Novanto di Kejaksaan Agung RI Jakarta, 13 Januari 2016. TEMPO/Amston Probel

    Jaksa Agung Muda bidang Pidana Khusus (Jampidsus) Arminsyah memberikan keterangan kepada wartawan tentang pemeriksaan mantan Ketua DPR RI Setyo Novanto di Kejaksaan Agung RI Jakarta, 13 Januari 2016. TEMPO/Amston Probel

    TEMPO.CO, Jakarta - Agung Arminsyah resmi ditunjuk Presiden Joko Widodo atau Jokowi sebagai Pelaksana Tugas (Plt) Jaksa Agung selama tiga bulan ke depan. Agung yang sebelumnya menjabat sebagai Wakil Jaksa Agung mengisi kekosongan sementara pos Jaksa Agung setelah Prasetyo berakhir masa tugasnya bersamaan dengan pelantikan Presiden dan Wakil Presiden periode 2019-2024.

    Penunjukkan Agung sebagai Plt Jaksa Agung sesuai dengan Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 110/P Tahun 2019 tertanggal 18 Oktober 2019. "Iya benar, surat tertanda 21 Oktober 2019 itu berisikan penunjukkan Pak Agung Arminsyah sebagai Plt Jaksa Agung," ujar Kepala Pusat Penerangan Hukum Kejaksaan Agung Mukri melalui pesan teks, Selasa, 22 Oktober 2019. 

    Menurut Mukri, Arminsyah akan mengisi posisi Jaksa Agung selama tiga bulan ke depan hingga Presiden Jokowi menunjuk Jaksa Agung yang baru pada Desember 2019 atau Januari 2020. Arminsyah sendiri, sebelum menjadi Wakil Jaksa Agung adalah Jaksa Agung Muda Intelijen dan Jaksa Agung Muda Tindak Pidana Khusus.

    Adapun Prasetyo adalah politikus NasDem yang tergabung dalam Kabinet Kerja Jokowi Jilid 1. Jokowi yang kembali terpilih sedang menyusun Kabinet Kerja Jilid II. Sejumlah nama pembantunya, terdiri dari kalangan profesional dan kader partai pendukung, dijadwalkan akan diumumkan besok, Rabu 23 Oktober 2019. 


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.