Pernah 3 Tahun Riset Bareng KPK, Peneliti LIPI: Tak Ada Taliban

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Peneliti senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Syamsuddin Haris saat ditemui usai acara Perspektif Indonesia Smart FM di Jakarta Pusat, Sabtu 24 November 2018. TEMPO/TAUFIQ SIDDIQ

    Peneliti senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Syamsuddin Haris saat ditemui usai acara Perspektif Indonesia Smart FM di Jakarta Pusat, Sabtu 24 November 2018. TEMPO/TAUFIQ SIDDIQ

    TEMPO.CO, Jakarta - Peneliti dari Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI), Syamsuddin Haris, mengatakan isu taliban di dalam Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) tidak benar.

    Syamsuddin yang telah bekerja sama dengan KPK dalam rangka riset, selama tiga tahun terakhir, mengaku tak menemukan apa yang disebut taliban di dalam lembaga antikorupsi tersebut.

    "Tidak ada Taliban. Itu adalah isapan jempol belaka untuk membenarkan saudara tua (baca: polisi) masuk dan mengobok-obok KPK," tulis Syamsuddin melalui akun Twitternya @sy_haris. Tempo sudah diperkenankan untuk mengutip cuitan ini.

    Kelompok Taliban dan Polisi India pertama kali dilontarkan pengamat kepolisian Indonesia Police Watch, Neta S. Pane. Kelompok Taliban merujuk ke penyidik Novel Baswedan yang disokong Wadah Pegawai KPK. Sedangkan Polisi India merujuk ke penyidik yang berasal dari institusi Polri. 

    Isu taliban ini belakangan kembali mencuat. Salah satu yang mendengungkan soal taliban adalah Denny Siregar lewat akun Twitternya.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sulli dan Artis SM Entertaintment yang juga Tewas Bunuh Diri

    Sulli, yang bernama asli Choi Jin-ri ditemukan tewas oleh managernya pada 14 Oktober 2019. Ada bintang SM lainnya yang juga meninggal bunuh diri.