Jokowi Janji Bangun Istana Presiden di Papua Tahun Depan

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi berbincang setelah makan siang bersama warga Nduga dan Yapen, Papua di Istana Negara, Jakarta, Selasa, 3 September 2019. TEMPO/Subekti

    Presiden Jokowi berbincang setelah makan siang bersama warga Nduga dan Yapen, Papua di Istana Negara, Jakarta, Selasa, 3 September 2019. TEMPO/Subekti

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi menyatakan akan membangun Istana Presiden di Papua pada 2020. Hal ini menjawab permintaan dari para tokoh Papua yang disampaikan langsung padanya saat bertemu di Istana Negara, Jakarta, hari ini, Selasa, 10 September 2019.

    "Mulai tahun depan istana ini akan dibangun," kata mantan Gubernur DKI Jakarta ini disambut tepuk tangan dari 61 tokoh Papua dan Papua Barat yang hadir.

    Sebelumnya, ketua rombongan tokoh Papua dan Papua Barat, Abisai Rolio, menyampaikan sejumlah permintaan. Salah satunya adalah membangun Istana Kepresidenan di Jayapura.

    Untuk lokasi pembangunan Istana Kepresidenan itu, Abisai menyumbangkan tanahnya seluas 10 hektare. "Saya menyumbangkan tanah 10 hektare untuk dibangun Istana Presiden sehingga perjalanan bapak ke Papua diubah dari berkunjung menjadi berkantor," ujarnya.

    Jokowi sempat menanyakan pada Abisai terkait keseriusannya menyumbang tanah 10 hektare tersebut. "Benar? 10 hektare gratis?, gratis? tanahnya sudah ada? jadi hari ini de facto sudah diserahkan?," kata Presiden.

    Abisai pun kembali menyampaikan keseriusannya menghibahkan tanahnya itu untuk dibangun Istana. Mendengar jawaban Abisai, Jokowi sempat berhenti bicara dan bisik-bisik dengan Menteri Sekretaris Negara Pratikno sebelum akhirnya mantap memutuskan pembangunan Istana di Papua. "Saya bisik-bisik dulu supaya keputusannya enggak keliru. Duitnya ada apa enggak," ujarnya di sambut gelak tawa para hadirin.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Virus Korona COVID-19 Hantam Ekonomi Indonesia pada Maret 2020

    Dampak Virus Korona terhadap perekonomian Indonesia dipengaruhi kondisi global yang makin lesu. Dunia dihantam coronavirus sejak Desember 2019.