NAP Info Kembali Gelar Matrix Futsal Championship

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Dirgahayu RI, NAP Info Adakan Lagi Matrix Futsal Championship

    Dirgahayu RI, NAP Info Adakan Lagi Matrix Futsal Championship

    INFO NASIONAL - Dalam rangka meramaikan peringatan kemerdekaan Indonesia ke-74, penyedia infrastruktur jaringan dan teknologi informasi PT NAP Info Lintas Nusa (NAP Info) kembali mengadakan turnamen futsal tahunan Matrix Futsal Championship bagi para pelanggan dan relasi. Seperti tahun sebelumnya, Matrix Futsal Championship 2019 diadakan di Grand Futsal Kuningan dari 15-16 Agustus 2019.

    Sebanyak 16 perusahaan bersaing memperebutkan gelar juara serta hadiah utama senilai total puluhan juta rupiah dalam turnamen futsal kali ini. Setelah melalui babak penyisihan, quarter final serta semifinal, tim Samudra Energy – Meruap akhirnya keluar sebagai juara pertama, disusul tim MOYA Indonesia yang juga menjadi runner up pada Matrix Futsal Championship tahun lalu. Pada posisi ketiga ialah Media Akses Global Indo (MAGI), diikuti kontestan baru NetCiti yang menyabet juara keempat.

    Direktur NAP Info, Omar Nasution, dalam sambutannya berharap agar turnamen yang sudah kali ketiga diadakan ini, dapat menjadi wadah bagi seluruh perusahaan yang terlibat untuk terus menjalin hubungan baik. Dia menekankan, meskipun merupakan sebuah kompetisi, Matrix Futsal Championship tetaplah dimaksudkan untuk menjadi hiburan bagi semua yang hadir dan berpartisipasi.

    NAP Info merupakan perusahaan operator kabel serat optik bawah laut yang telah berdiri sejak 2000. Keunggulan NAP Info terletak pada penggunaan infrastruktur kabel berkualitas tinggi Matrix Cable System (MCS), yang diperkuat dengan jaringan Internet Exchange Matrix Cable Internet Exchange (MC-IX) untuk memberi akses cepat dan berkualitas ke jalur Internet dunia. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.