Selasa, 24 September 2019

Cak Imin Bantah Tak Undang Sejumlah Pengurus ke Muktamar Bali

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar, Ketua Panitia Muktamar Lukmanul Khakim dan Ketua Panitia Pengarah Ida Fauziah usai memberikan keterangan pers jelang Muktamar V Partai Kebangkitan Bangsa di BICC, Nusa Dua, Bali, 19 Agustus 2019. Muktamar PKB yang mengusung tema Melayani Ibu Pertiwi itu akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo dan para petinggi partai serta sekitar 3.000 kader partai. Foto: Johannes P. Christo

    Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Muhaimin Iskandar, Ketua Panitia Muktamar Lukmanul Khakim dan Ketua Panitia Pengarah Ida Fauziah usai memberikan keterangan pers jelang Muktamar V Partai Kebangkitan Bangsa di BICC, Nusa Dua, Bali, 19 Agustus 2019. Muktamar PKB yang mengusung tema Melayani Ibu Pertiwi itu akan dihadiri oleh Presiden Joko Widodo dan para petinggi partai serta sekitar 3.000 kader partai. Foto: Johannes P. Christo

    TEMPO.CO, Nusa Dua - Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar alias Cak Imin membantah disebut tak mengundang sejumlah pengurus yang berseberangan dengan dirinya ke Muktamar V PKB di Bali. Imin mengklaim semua pengurus otomatis menjadi panitia dan tak perlu undangan khusus untuk hadir.

    Sebelumnya, Ketua DPP PKB Lukman Edy mengaku dirinya tak diundang ke Muktamar V PKB. Lukman menyebut, Ketua DPP PKB Abdul Kadir Karding yang sebelumnya merupakan sekretaris jenderal PKB juga tak diundang.

    "Dia kan pengurus, mestinya sama Hanif (Dhakiri, Sekjen PKB) enggak usah diundang. Di grup juga teknis keberangkatan juga sudah didetailkan," kata Muhaimin di Westin Hotel, Nusa Dua, Bali, Selasa, 20 Agustus 2019.

    Hal senada disampaikan Ketua Panitia Muktamar V PKB Lukmanul Khakim. Dia menyebut kabar tak diundangnya sejumlah pengurus itu merupakan hoaks. "Semua pengurus diundang. Saya kira itu hoaks saja," kata Lukmanul ditemui terpisah di Westin Hotel, Selasa, 20 Agustus 2019.

    Lukman Edy sebelumnya mengatakan, kelompoknya dan Abdul Kadir Karding tak diundang, berikut dengan para tenaga ahli dan departemen-departemen yang selama ini kerap membantu Karding di parlemen. "Ya, mungkin kita dianggap mendukung Mas Karding," kata dia.

    Selama ini diketahui, Muhaimin dan Karding memang sering berbeda pandangan. Beberapa bulan lalu, Muhaimin mencopot Karding dari kursi sekjen PKB dan menggantinya dengan Hanif Dhakiri. Karding juga digeser dari Komisi III ke Komisi VII DPR.

    BUDIARTI UTAMI PUTRI | DEWI NURITA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Chip Smart SIM Catat Data Forensik dan Pelanggaran Lalu Lintas

    Berbeda dari kartu SIM sebelumnya, Smart SIM memiliki tampilan baru dan sejumlah fitur tambahan. Termasuk menjadi dompet elektronik.