Sofjan Wanandi Beri Bocoran Soal Struktur Kabinet Baru Jokowi

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Presiden Jusuf Kalla (kanan) bersama Ketua Tim Ahli Wapres Sofjan Wanandi menyaksikan siaran langsung Debat Pertama Capres & Cawapres 2019 di rumah dinasnya di Jalan Diponegoro, Jakarta, Kamis 17 Januari 2019. Wakil Presiden Jusuf Kalla mengadakan nonton bareng debat pertama di rumah dinasnya. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

    Wakil Presiden Jusuf Kalla (kanan) bersama Ketua Tim Ahli Wapres Sofjan Wanandi menyaksikan siaran langsung Debat Pertama Capres & Cawapres 2019 di rumah dinasnya di Jalan Diponegoro, Jakarta, Kamis 17 Januari 2019. Wakil Presiden Jusuf Kalla mengadakan nonton bareng debat pertama di rumah dinasnya. ANTARA FOTO/Hafidz Mubarak A

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi memastikan telah selesai menyusun kabinet untuk periode kedua mendatang.

    Kepala Tim Ahli Wakil Presiden, Sofjan Wanandi memberi sedikit bocoran tentang struktur kabinet mendatang. Ia mengatakan kemungkinan akan ada perampingan kementerian dibanding yang ada sekarang.

    "Saya dengar itu, (kementerian) perdagangan dan industri yang akan diini (digabung)," ujar Sofjan saat ditemui usai menerima penghargaan Bintang Mahaputera Maraya, di Istana Negara, Jakarta Pusat, Kamis, 15 Agustus 2019.

    Selain itu, Sofjan juga mengatakan Kementerian Luar Negeri kemungkinan juga akan mendapat tugas tambahan, yakni membantu mendorong urusan perdagangan. Mereka akan diminta menjembatani negosiasi perdagangan Indonesia di luar negeri.

    "Ya kan semua (tugas negosiasi perdagangan) di Kementerian Perdagangan selama ini," kata Sofjan.

    Selain itu, Sofjan mengatakan dalam kabinet mendatang, ada wacana urusan pertanahan yang selama ini diurus oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang, akan digabung dengan urusan perhutanan. Selama ini perhutanan ada di bawah Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan.

    Sejumlah lembaga setingkat kementerian, yakni Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) dan Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf) juga akan digabung.

    "Itu diskusi yang belum final. Itu mencocokkan dengan mencari orang yang tepat. Itu yang akan digabung," kata Sofjan.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Palapa Ring Akan Rampung Setelah 14 Tahun

    Dicetuskan pada 2005, pembangunan serat optik Palapa Ring baru dimulai pada 2016.