Ada Calon Menteri Kabinet Jokowi yang Berusia di Bawah 30 Tahun

Reporter:
Editor:

Purwanto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Indonesia Joko Widodo dan Iriana Jokowi tiba dalam Peringatan Hari Kemerdekaan Negara Singapura ke-54 di Singapura 9 Agustus 2019. REUTERS/Edgar Su

    Presiden Indonesia Joko Widodo dan Iriana Jokowi tiba dalam Peringatan Hari Kemerdekaan Negara Singapura ke-54 di Singapura 9 Agustus 2019. REUTERS/Edgar Su

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengungkapkan adanya menteri yang berusia pada kisaran 25 hingga 30 tahun dalam kabinet Jokowi. "Ya, ada yang umur-umur itu betul. Ada yang muda, setengah muda, ada yang setengah tua," kata Jokowi di Bumi Perkemahan Cibubur, Jakarta Timur, Rabu, 14 Agustus 2019.

    Ia juga mengungkapkan, komposisi di kabinet barunya itu akan diisi 45 persen kalangan partai politik dan 55 persen kalangan profesional. Ia mengatakan akan mengumumkan nama-nama menterinya di momentum yang tepat. Namun, kata dia, sebetulnya pengumuman nama-nama menteri semakin cepat akan semakin baik

    "Mendesak atau tidak mendesak kebutuhan itu. Kita lihat lah. Tapi kalau kita lihat masyarakat menunggu, pasar juga menanti," katanya.

    Jokowi menyebutkan, kabinetnya merepresentasikan semangat kebangsaan. Selain perwakilan partai politik, ia mengakui mempertimbangkan faktor daerah, agama, gender, latar belakang organisasi kemasyarakatan, dan usia dalam menentukan calon menteri. Ia pun menyatakan, usaha kaderisasi pemimpin masa depan juga menjadi bagian penting kabinet mendatang.

    Jokowi memang mendapat banyak sorotan terkait penyusunan kabinet untuk periode kedua pemerintahannya. Tak hanya dari partai opolitik pengusung dia di pilpres lalu, Jokowi juga mendapat banyak saran terkait pembentukan kabinetnya.

    FRISKI RIANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Hal Penting di Rengasdengklok Sebelum Proklamasi 17 Agustus 1945

    Satu hari sebelum teks Proklamasi dibacakan, ada peristiwa penting dalam sejarah Indonesia. Kejadian itu dikenal sebagai Peristiwa Rengasdengklok.