Terjadi Gempa Tasikmalaya - Pangandaran 4 Magnitudo

Reporter:
Editor:

Jobpie Sugiharto

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi gempa. geo.tv

    Ilustrasi gempa. geo.tv

    TEMPO.CO, Bandung - Gempa tektonik bermagnitudo 4,0 mengguncang wilayah Kabupaten Tasikmalaya, Sabtu, 10 Agustus 2019, pukul 11.58 WIB. Sumber gempa Tasikmalaya berada di laut namun tidak berpotensi tsunami.

    Kepala BBMKG Wilayah II Tangerang Hendro Nugroho menginformasikan, pusat gempa Tasikmalaya itu terletak pada koordinat 8.23 LS - 108.18 BT. “Tepatnya berada di laut pada jarak 64 kilometer arah tenggara Kabupaten Tasikmalaya,” katanya lewat keterangan tertulis hari ini. Kedalaman sumber gempa sejauh 22 kilometer.

    Berdasarkan peta guncangan gempa dan laporan masyarakat, guncangan lindu terasa atau gempa Tasikmalaya terasa di wilayah Pangandaran dan Tasikmalaya dengan Skala Intensitas II MMI.  Namun, hingga saat ini belum ada laporan mengenai kerusakan bangunan sebagai dampak gempabumi tersebut.

    Hingga pukul 12.17 WIB tidak ada gempa susulan.

    BMKG menyatakan gempa Tasikmalaya ini tergolong dangkal. “Akibat aktivitas Zona Subduksi (Megathrust)  di selatan Pulau Jawa,” ujarnya. Lindu itu terkait pergerakan lempeng Indo-Australia yang menunjam ke bawah lempeng Eurasia.

    Gempa Tasikmalaya pernah terjadi pada 2017. Kala itu, Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat jumlah korban meninggal akibat gempa bumi Tasikmalaya hingga Minggu, 17 Desember 2017, pukul 14.30, menjadi empat orang. "Korban meninggal telah dimakamkan," kata Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB Sutopo Purwo Nugroho dalam keterangan tertulis yang diterima Tempo, Ahad, 17 Desember 2017.

    ANWAR SISWADI


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kerusuhan Manokwari, Bermula dari Malang Menjalar ke Sorong

    Pada 19 Agustus 2019, insiden Kerusuhan Manokwari menjalar ke Sorong. Berikut kilas balik insiden di Manokwari yang bermula dari Malang itu.