Yorrys hingga Nusron Wahid Hadiri Deklarasi Calon Ketum Golkar

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Wakil Ketua Bidang Pratama Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet) seusai bertemu Presiden RI Ketiga BJ. Habibie di kediamannya, Patra Kuningan, Jakarta pada Senin, 15 Juli 2019. TEMPO/Dewi Nurita

    Wakil Ketua Bidang Pratama Golkar Bambang Soesatyo (Bamsoet) seusai bertemu Presiden RI Ketiga BJ. Habibie di kediamannya, Patra Kuningan, Jakarta pada Senin, 15 Juli 2019. TEMPO/Dewi Nurita

    TEMPO.CO, Jakarta - Gerakan Milenial Partai Golkar atau Gempar menggelar deklarasi lima calon ketua umum Golkar periode 2019-2024. Lima nama itu ialah Airlangga Hartarto, Bambang Soesatyo, Indra Bambang Utoyo, Ridwan Hisjam, dan Ali Yahya.

    Dalam konferensi pers hanya Bambang Soesatyo dan Ali Yahya yang hadir, tiga lainnya absen. "Pak Airlangga sudah saya kirim undangannya, mudah-mudahan bisa hadir," kata Ketua Umum Baladhika Karya Soksi Nofel Saleh Hilabi, yang juga pimpinan Gempar di Hotel Sultan, Jakarta, Kamis, 18 Juli 2019.

    Nofel mengatakan deklarasi hari ini menunjukkan bahwa banyak yang ingin maju sebagai calon ketua umum Partai Golkar di musyawarah nasional yang akan datang. Nofel sendiri adalah barisan pendukung Bambang Soesatyo.

    Deklarasi pencalonan ketua umum dihadiri sejumlah politikus partai beringin, di antaranya Bendahara Umum Partai Golkar Robert Jopie Kardinal, Koordinator Bidang Pemenangan Pemilu Jawa dan Kalimantan DPP Golkar Nusron Wahid, politikus senior Golkar Yorrys Raweyai, dan politikus Misbakhun.

    Ada pula Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Eko Wiratmoko, mantan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional Paskah Suzetta, fungsionaris Golkar Darul Siska, politikus Golkar Aziz Samual.

    Sejumlah organisasi masyarakat hadir di acara ini, di antaranya Forum Komunikasi Putra Putri Purnawirawan dan Putra Putri TNI-Polri (FKPPI) dan Pemuda Pancasila. Bambang Soesatyo diketahui merupakan Kepala Badan Bela Negara di FKPPI.

    Lingkungan internal Partai Golkar menghangat menjelang berakhirnya masa kepemimpinan Airlangga Hartarto di 2019 ini. Kubu Bambang Soesatyo mendesak musyawarah nasional segera digelar. Sedangkan, kubu Airlangga berkukuh agar Munas Golkar dilaksanakan Desember 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.