Pabrik Korek Api di Binjai Terbakar, 30 Pekerja Dilaporkan Tewas

Reporter:
Editor:

Tulus Wijanarko

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ilustrasi. TEMPO/Firman Hidayat

    Ilustrasi. TEMPO/Firman Hidayat

    TEMPO.CO, Jakarta - Kebakaran hebat melahap pabrik korek api (mancis) di Jalan Amir Hamzah, Desa Sambirejo, Kecamatan Binjai, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, Jumat 22 Juni 2019, sekitar pukul 12. 15 WIB. Saksi mata mengabarkan sekitar 30 pekerja tewas. 

    Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah Langkat Iwan Syahri mengatakan, pabrik mancis itu adalah sebuah rumah yang dijadikan pabrik mancis."Pekerjanya kebanyakan kaum ibu dan anak - anak. Mereka terjebak dan tidak bisa menyelamatkan diri saat api meluas." kata Syahri.

    Beberapa pekerja yang diduga tewas terbakar, ujar Syahri, antara lain bernama Yunita Sari,  Nurhayati, Mia, Desi, Ayu, Maya, dan Rani. Korban tewas, ujar Syahri diperkirakan 30 orang. Korban umumnya penduduk Desa Sambirejo dan Kwala Begumit,Langkat. Saat ini jenazah dibawa ke Rumah Sakit Bhayangkara Polda Sumatera Utara." ujar dia. 

    Juru bicara Polda Sumut Ajun Komisaris Besar MP Nainggolan mengatakan, polisi akan melakukan olah tempat kejadian perkara setelah semua jenazah dibawa ke RS Bhayangkara. Dari informasi awal di TKP, kebakaran itu berawal dari ledakan tabung gas.

    "Tabung gas meledak. Akibatnya api langsung muncul dan menyambar pekerja." ujar Nainggolan kepada Tempo.

    Api baru dapat dipadamkan setelah petugas tiga  unit mobil pemadam kebakaran milik Pemerintah Kota Binjai dan 2 Unit milik Pemadam Kebakaran Pemkab Langkat bekerja keras memadamkan si raja merah. Hingga berita ini diturunkan jenazah masih dievakuasi dan dibawa ke Medan. 

    SAHAT SIMATUPANG (Medan)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Tips Menghadapi Bisa Ular dengan Menggunakan SABU

    Untuk mengatasi bisa ular, dokter Tri Maharani memaparkan bahwa bisa ular adalah protein yang hanya bisa ditawar dengan SABU polivalen.