Mudik di Pelabuhan Merak, Polisi Alihkan Roda 6 ke Bojonegara

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Sejumlah pemudik tujuan Sumatera yang pulang kampung lebih awal antre masuk kapal ferry di Pelabuhan Merak, Banten, Sabtu, 25 Mei 2019. Memasuki minggu ketiga bulan puasa arus mudik di Pelabuhan Merak mulai meningkat dan puncaknya diprediksi akan terjadi pada H-5 atau tanggal 30 Mei mendatang. ANTARA

    Sejumlah pemudik tujuan Sumatera yang pulang kampung lebih awal antre masuk kapal ferry di Pelabuhan Merak, Banten, Sabtu, 25 Mei 2019. Memasuki minggu ketiga bulan puasa arus mudik di Pelabuhan Merak mulai meningkat dan puncaknya diprediksi akan terjadi pada H-5 atau tanggal 30 Mei mendatang. ANTARA

    TEMPO.CO, Banten - Kepala Kepolisian Daerah Banten Inspektur Kenderal Tomsi Tohir mengatakan berbagai upaya telah dirumuskan demi kelancaran arus mudik lebaran 2019 di Pelabuhan Merak.

    Baca: H-7 Lebaran, Jumlah Penerbangan Rute Domestik di 36 Bandara Turun

    Salah satunya dengan mengalihkan kendaraan roda 6 atau truk ke Pelabuhan BBJ Bojonegara, Cilegon. "Pengalihan truk ini baru dilaksanakan tahun ini, sebelumnya belum pernah. Jadi ada Pelabuhan BBJ di Bojonegara yang selama ini tidak pernah digunakan untuk pengangkutan kendaraan roda 6," kata Tomsi Tohir saat menijau Pelabuhan Merak pada Kamis, 30 Mei 2019.

    Selain itu, Polda Banten telah menyiagakan sekitar 800 personel di Merak yang disiagakan 24 jam selama arus mudik. "Nanti malam kita terus bersiaga dengan menambah personel, seluruh instansi kita tambah untuk mempercepat pelayanan itu," kata Tomsi Tohir.

    Untuk mengatasi kepadatan antrian di dalam pelabuhan, polisi akan melakukan penyekatan jalur bagi kendaraan yang mengantri untuk memasuki pelabuhan. Petugas dari Direktorat Lalu Lintas disiagakan untuk mengatur ritme arus masuk dan keluar pelabuhan saat dibutuhkan.

    "Di dalam dermaga ini antreannya kan tidak sama, ada antrian nya pendek ada juga yang panjang. Sistem penyekatan untuk jalur kami sekat dulu semua. Kemudian kami alirkan sesuai dengan mana yang lebih sedikit antrian," katanya.

    Sehingga diharapkan proses pengisian dan keberangkatan kapal bisa dipersingkat. Seluruh rangkaian percepatan itu merupakan upaya-upaya yang dilakukan dan sangat membantu mempercepat berkurangnya antrian kendaraan.

    Baca: Fenomena Mudik Seusai Sahur Ubah Jadwal One Way Tol Trans Jawa

    "Antara yang masuk dan keluar kapal, sehingga proses bongkar muat ini bisa lebih cepat. Tadi coba kita hitung, dengan pengaturan-pengaturan yang sudah dilaksanakan mulai dari kemarin sampai dengan hari ini. Percepatan bongkar muat tadinya 1 jam menjadi 45 menit," kata Tomsi Tohir.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Kontroversi Nike ZoomX Vaporfly yang Membantu Memecahkan Rekor

    Sejumlah atlet mengadukan Nike ZoomX Vaporfly kepada IAAF karena dianggap memberikan bantuan tak wajar kepada atlet marathon.