Asosiasi Media Siber: Hoaks Racun yang Membuat Krisis Kepercayaan

Warga memberikan dukungan tanda tangan saat peresmian Jabar Saber Hoaks di Gedung Sate, Bandung, Jumat, 7 Desember 2018. Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil sengaja membentuk Tim Jabar Saber Hoaks untuk memerangi peredaran informasi yang diduduga hoaks. ANTARA/M Agung Rajasa

TEMPO.CO, Jakarta -Asosiasi Media Siber Indonesia (AMSI) mengadakan seminar nasional media siber bertajuk Good Journalism vs Hoaks di Era Post Truth. Seminar ini untuk menangkal pemberitaan dan informasi yang bohong atau hoax di masyarakat, yang kerap merusak sendi sendi kehidupan berbangsa dan bernegara, serta memicu ketidakpercayaan sosial.

Baca: Rudiantara: Facebook Paling Sulit Blokir Konten Hoaks

"Informasi yang tidak akurat adalah sampah dan racun yang membuat krisis pada masyarakat, dan mempercepat keruntuhan sosial," kata  Ketua AMSI Jawa Timur, Arief Rahman Surabaya, dalam keterangan tertulis Sabtu 18 Mei 2019

Menurut Arief, seminar ini merupakan bentuk keprihatinan AMSI Jawa Timur akan membanjirnya berita dan informasi bohong atau hoaks di masyarakat. Mengonsumsi berita bohong kata dia, sama dengan memberi racun ganas pada masyarakat yang akan melumpuhkan sendi sendi kehidupan berbangsa dan bernegara.

Akibat dari berita hoaks yang disajikan pihak-pihak tidak bertanggungjawab dan lebih mengedepankan kepentingan kelompok maupun golongan, telah merusak kerukunan sosial di tengah-tengah masyarakat.

"Masyarakat terbelah, kerukunan rusak, saling curiga.Ini memicu ketidakpercayaan sosial, menghancurkan modal sosial sebagai perekat bangsa," ucap Arief.

Karena itulah AMSI Jatim, kata Arief, fokus menjadikan media siber sebagai pelopor penyedia informasi, konten yang sehat, berita yang akurat serta terverifikasi.

Baca: Polda Jawa Barat Usut Penyebar Hoaks Petugas KPPS Tewas Diracun

"Tugas dan fungsi AMSI menjadikan media siber yang baik dan menyajikan berita yang sehat, akurat serta bermanfaat mengedukasi masyarakat," katanya.






Marak Isu Penculikan, Emak-Emak di Depok: Hoaks atau Bohong Kami Tetap Khawatir

1 hari lalu

Marak Isu Penculikan, Emak-Emak di Depok: Hoaks atau Bohong Kami Tetap Khawatir

Emak-emak di Depok diresahkan dengan maraknya isu penculikan yang merebak melalui group media sosial WhatsApp


CekFakta #193 Teknologi ChatGPT: Mempermudah Kerja atau Sebar Hoaks?

1 hari lalu

CekFakta #193 Teknologi ChatGPT: Mempermudah Kerja atau Sebar Hoaks?

Belakangan, ChatGPT membawa konsekuensi yang membuat banyak pihak jadi khawatir.


Beredar Pesan Berantai Penculikan Anak di Cibinong, Polisi: Isu Belaka

1 hari lalu

Beredar Pesan Berantai Penculikan Anak di Cibinong, Polisi: Isu Belaka

Polsek Cibinong mengimbau orang tua segera melapor ke polisi jika melihat penculikan anak


CekFakta #192 Ketika Hoaks Bersembunyi di Balik Iklan Konten Bersponsor

8 hari lalu

CekFakta #192 Ketika Hoaks Bersembunyi di Balik Iklan Konten Bersponsor

Benarkah iklan sengaja bercerita dalam bentuk hoaks?


CekFakta #191 Ad Hominem: Malah Menyerang Orangnya, Bukan Pesannya

15 hari lalu

CekFakta #191 Ad Hominem: Malah Menyerang Orangnya, Bukan Pesannya

Di dunia maya, kita kerap menemukan perdebatan tentang banyak hal di antara warganet


CekFakta #190 Mari Membedah Isi "Otak Partisan" Para Pengikut Kelompok

22 hari lalu

CekFakta #190 Mari Membedah Isi "Otak Partisan" Para Pengikut Kelompok

mengapa ada sekelompok orang yang begitu fanatik terhadap partai, ideologi, atau kelompok tertentu?


CekFakta #189 Hoaks Sumbang Para Penyangkal Perubahan Iklim

29 hari lalu

CekFakta #189 Hoaks Sumbang Para Penyangkal Perubahan Iklim

wabah hoaks atau kabar bohong seputar perubahan iklim (climate change) masih mudah ditemuI.


Misa Natal di Gereja Katedral: Uskup Agung Ingatkan Bahaya Ujaran Kebencian

34 hari lalu

Misa Natal di Gereja Katedral: Uskup Agung Ingatkan Bahaya Ujaran Kebencian

Ribuan umat Kristiani mengikuti Misa Pontifikal dalam rangkaian perayaan Natal 2022 dengan pengamanan dari polisi, Banser NU, Satpol PP, dan lainnya


Mabes Polri Tanggapi Ucapan Kamaruddin Simanjuntak soal Polisi Mengabdi ke Mafia

35 hari lalu

Mabes Polri Tanggapi Ucapan Kamaruddin Simanjuntak soal Polisi Mengabdi ke Mafia

"Polisi rata-rata mengabdi kepada negara selama seminggu, tiga minggu lagi mengabdi pada mafia," ucap Kamaruddin Simanjuntak


Transjakarta Bantah Buka Lowongan Kerja

37 hari lalu

Transjakarta Bantah Buka Lowongan Kerja

Kabar pembukaan lowongan kerja di PT Transjakarta yang beredar di media sosial hoaks