Polri Imbau Toko Kimia Melapor Jika Ada Pembeli Mencurigakan

Reporter

Editor

Amirullah

Konferensi pers kasus mafia bola yang dipimpin oleh Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo dan Kepala Satuan Tugas Antimafia Bola Brigadir Jenderal Hendro Pandowo di Gedung Mabes Polri, Jakarta Selatan, Senin, 25 Maret 2019. TEMPO/Andita Rahma

TEMPO.CO, JakartaPolri menuturkan pemerintah telah mengeluarkan surat edaran perihal pembelian bahan kimia berbahaya. Surat tersebut mengimbau kepada seluruh toko kimia untuk melaporkan kepada polisi jika menemukan pembelian bahan kimia berbahaya dalam jumlah besar.

Baca: Pantau Media Sosial, Polri Sudah Mendata Akun Penganjur Terorisme

"Sudah ada surat edaran dari kementerian, pemerintah daerah, jika ada seseorang atau kelompok orang membeli bahan kimia yang dapat membahayakan, dicatat dan dilaporkan ke kepolisian terdekat," ujar Kepala Biro Penerangan Masyarakat Mabes Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo saat dikonfirmasi, Rabu, 3 April 2019.

Toko kimia juga diimbau untuk memerhatikan pembeli yang membeli bahan-bahan berbahaya tersebut secara berkala, meski dalam jumlah sedikit. Setelah dilaporkan, polisi akan mengecek latar belakang pembeli tersebut.

"Kalau yang seperti di Sibolga, Sumatera Utara, itu kan dia belinya bertahap selama setahun," kata Dedi. Namun, jika pembelian dilakukan secara bertahap dengan pembeli yang berbeda-beda, hal itu akan sulit dideteksi oleh toko.

Meski begitu, Dedi menyebut pihaknya mempunyai database terduga teroris guna mendukung tindakan pencegahan aksi teror. Jadi, setiap ada pergerakan yang mencurigakan, polisi bisa segera mengendus dan cepat memitigasi.

Baca: Sepanjang 2018, Kominfo Blokir 295 Situs Berkonten Terorisme

Surat edaran kepada seluruh toko kimia itu keluar usai polisi menemukan bahan peledak seberat 300 kilogram itu saat melakukan pemeriksaan terhadap kasus bom Sibolga pada Februari 2019. Aparat mengamankan bahan peledak itu di Jalan Sisingamangaraja, Kota Sibolga.






Kepala BNPT Bilang Media Sosial Kerap Disalahgunakan Kelompok Teror

18 jam lalu

Kepala BNPT Bilang Media Sosial Kerap Disalahgunakan Kelompok Teror

Kepala BNPT Boy Rafli Amar mengatakan keberadaan media sosial kerap disalahgunakan kelompok teror untuk menebar propaganda menciptakan perpecahan.


Empat Polisi Bekas Bawahan Ferdy Sambo Wajib Jalani Pembinaan Mental

1 hari lalu

Empat Polisi Bekas Bawahan Ferdy Sambo Wajib Jalani Pembinaan Mental

Empat polisi bekas bawahan Irjen Ferdy Sambo diwajibkan menjalani pembinaan mental kepribadian, keagamaan dan pengetahuan profesi selama satu bulan


Hasil Sidang Etik Iptu Hardista, Dihukum Demosi Selama Satu Tahun

2 hari lalu

Hasil Sidang Etik Iptu Hardista, Dihukum Demosi Selama Satu Tahun

Pada sidang etik yang dilaksanakan 22 September lalu, Iptu Hardista terbukti bersalah dan mendapat hukuman demosi selama 1 tahun.


Giliran Data Polri Bocor? Pakar Siber: Data Indonesia sedang Seksi

2 hari lalu

Giliran Data Polri Bocor? Pakar Siber: Data Indonesia sedang Seksi

Data jutaan anggota Polri bocor juga pernah terjadi November tahun lalu oleh hacker mengaku dari Brasil.


Peretas Meki Unggah Kebocoran 26 Juta Data Polri, Divisi Humas: Data Usang

2 hari lalu

Peretas Meki Unggah Kebocoran 26 Juta Data Polri, Divisi Humas: Data Usang

Kepala Divisi Humas Polri Inspektur Jenderal Dedi Prasetyo mengatakan, data yang dibocorkan oleh peretas itu adalah data usang.


Dugaan Jaringan TPPO Terhubung Konsorsium 303, Begini Tanggapan Polri

2 hari lalu

Dugaan Jaringan TPPO Terhubung Konsorsium 303, Begini Tanggapan Polri

Anis Hidayah menyatakan WNI yang menjadi korban perdagangan orang di Kamboja diduga ada yang terhubung dengan Konsorsium 303 Ferdy Sambo


Siang Ini Iptu Hardista Jalani Sidang Etik Dugaan Tak Profesional di Kasus Brigadir J

3 hari lalu

Siang Ini Iptu Hardista Jalani Sidang Etik Dugaan Tak Profesional di Kasus Brigadir J

Mantan anggota Divpropam Polri Iptu Hardista Pramana Tampubolon hari ini jalani sidang etik dugaan ketidakprofesionalan dalam perkara Brigadir J.


Amankan Presidensi G20, Polri Mengacu Prosedur Pengamanan Internasional

4 hari lalu

Amankan Presidensi G20, Polri Mengacu Prosedur Pengamanan Internasional

Mabes Polri saat berupaya maksimal mengamankan kegiatan Presidensi G20 di Bali pada 7-17 November 2022.


Mahfud Md Dorong Polri Lakukan Reformasi Kultural

4 hari lalu

Mahfud Md Dorong Polri Lakukan Reformasi Kultural

Mahfud Md mengatakan reformasi kultural di kepolisian berjalan stagnan, bahkan mengalami kemunduran.


Pengusutan Dugaan Pencucian Uang Ferdy Sambo Dinilai Lambat, Pengamat: KPK Harus Dilibatkan

4 hari lalu

Pengusutan Dugaan Pencucian Uang Ferdy Sambo Dinilai Lambat, Pengamat: KPK Harus Dilibatkan

Bambang Rukminto menilai bahwa perlu adanya peran serta dari KPK terlibat dalam penanganan dugaan tindak pidana pencucian uang Ferdy Sambo