3 Hari Kampanye, Berikut 5 Poin Isi Orasi Jokowi

Calon presiden nomor urut 01, Joko Widodo atau Jokowi, bersama istrinya, Iriana, menunjukkan 'Salam Jempol' saat berkampanye di Lapangan Bukit Gelanggang, Kota Dumai, Riau, 26 Maret 2019. Agus Suparto

TEMPO.CO, Jakarta - Calon presiden inkumben Joko Widodo atau Jokowi telah mengunjungi sejumlah titik sejak masa kampanye terbuka dimulai Ahad, 24 Maret 2019 lalu. Dalam kampanye terbuka itu, Jokowi menyampaikan beberapa poin teruntuk masyarakat yang hadir dalam acara tersebut.

Baca juga: Gubernur Riau, Kader PAN, Hadiri Kampanye Jokowi di Dumai

Berikut poin-poin dalam orasi Jokowi di tiga hari pertama masa kampanye terbuka yang berhasil dihimpun Tempo:

1. Lawan Kabar Bohong atau Hoax

Di Serang, Banten, Ahad, 24 Maret 2019, Jokowi meminta pendukungnya menangkal berbagai berita bohong atau hoaks yang beredar. "Saat ini banyak sekali hoaks, fitnah, kabar bohong. Ini harus direspons, harus dilawan. Saudara-saudara berani?" ujar Jokowi berteriak kepada pendukungnya.

Menurut Jokowi, saat ini hoaks tidak hanya beredar di media sosial, melainkan sudah masif dilakukan dari rumah ke rumah. Setidaknya ada empat hoaks yang diminta Jokowi untuk ditangkal. Pertama, hoaks bahwa pelajaran agama akan dihapus jika Jokowi-Ma'ruf menang. Kedua, hoaks soal azan dilarang jika paslon 01 menang.

"Ini bohong, bohong. Ingat pendamping saya Kiai Ma'ruf Amin, Ketua Majelis Ulama Indonesia.Tidak mungkin kan?," ujar Jokowi.

Hoaks lainnya yang beredar, ujar Jokowi, adalah pelegalan perkawinan sejenis dan pelegalan zina. "Ini hoaks, kabar bohong," ujar Jokowi.

2. Kartu Indonesia Pintar, Kartu Sembako Murah, Kartu Pra-Kerja

Di Banten, Jokowi juga 'jualan' tiga kartu sakti program andalannya saat berorasi di hadapan ribuan pendukungnya. Tiga kartu sakti tersebut adalah Kartu Indonesia Pintar (KIP) Kuliah, Kartu Sembako Murah, dan Kartu Pra-Kerja.

"Untuk ibu-ibu, nanti akan ada kartu sembako murah. Dengan kartu ini, pembelian beras, gula, akan diberikan diskon besar-besaran. Ibu-ibu setuju?", ujar Jokowi kepada para pendukungnya.

"Setuju!" ujar para pendukung Jokowi yang hadir di stadion tersebut.

Selanjutnya, Jokowi memperkenalkan KIP kuliah dan kartu pra-kerja. "Kartu pra kerja ini untuk menjamin memasuki dunia kerja dan industri. Untuk lulusan SMA/SMK, tolong cari kartu seperti ini. Akan dilatih, baik itu di BUMN, Kementerian, BLK, di dalam dan di luar negeri," ujar Jokowi.

Sambil mengacungkan contoh kartu pra-kerja tersebut, Jokowi menjelaskan, kartu tersebut akan memberikan fasilitas training dan intensif honor setelah dalam proses sampai penerima kartu mendapatkan pekerjaan. "Ada honor 6 bulan sampai 1 tahun sampai saudara semua mendapatkan pekerjaan. Siapa yang tidak setuju silakan maju?," ujar Jokowi.

Baca juga: Usai Kampanye di Malang, Jokowi Ngopi Seharga Rp 4000 per Gelas

3. Pilih Pemimpin yang Berpengalaman

Saat kampanye di Jember, Senin, 25 Maret 2019, Jokowi menceritakan pengalamannya bertahun-tahun berada di dalam birokrasi mulai menjadi Wali Kota Solo yang butuh waktu selama 2 tahun untuk belajar, kemudian Gubernur DKI Jakarta dan Presiden RI, sehingga paham akan kebutuhan rakyat di Indonesia.

"Indonesia itu sangat luas dan mengelola orang 269 juta tidak mudah, sehingga butuh orang yang sudah berpengalaman. Alhamdulillah saya diberi pengalaman untuk menjadi wali kota, gubernur, dan presiden, sehingga jangan diberikan kepada orang yang masih coba-coba," ujarnya, disambut tepukan peserta kampanye.

4. Datang ke TPS Pakai Baju Putih

Di Dumai, Riau, Jokowi mengajak pendukungnya untuk mengenakan baju warna putih saat mencoblos pada pemilihan presiden 17 April 2019 mendatang. Hal ini untuk mencocokkan dengan gambar pasangan Jokowi - Ma'ruf Amin di surat suara yang memakai baju putih.

"Jangan lupa saya ingatkan 17 April itu kita pakai baju putih, karena yang mau dicoblos bajunya putih, karena kita adalah putih, putih adalah kita," kata Jokowi dalam orasi di kampanye terbuka di Lapangan Bukit Gelanggang, Kota Dumai, Riau, Selasa, 25 Maret 2019.

Jokowi menjelaskan ia memilih seragam warna putih dan mengajak pendukungnya mengenakan pakaian yang sama karena menganggap harganya murah dan terjangkau bagi masyarakat Indonesia. Ia menyindir gambar lawannya, pasangan Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, yang di kartu suara memakai jas.

"Kalau pake jas mahal, dan jas itu pakaian orang Eropa, Amerika. Orang Indonesia cukup pakai yang murah, baju putih, seperti yang saya pakai," katanya disambut riuh sorak-sorai ribuan simpatisannya.

5. Serap Sawit untuk Biodiesel B50

Saat berkampanye di Dumai, Riau, Jokowi menuturkan pemerintah saat ini telah menerapkan kebijakan Biodiesel dengan campuran Kelapa Sawit sebesar 50 persen atau B50. Jumlah ini meningkat dari kebijakan sebelumnya yang hanya 20 persen atau B20.

Baca juga: Di Dumai, Jokowi Ajak Pendukung Pakai Baju Putih saat Mencoblos

Menurut Jokowi, kebijakan B50 ini untuk menyalurkan produksi kelapa sawit yang tinggi di Riau. "Sekarang sudah menginjak B50, bukan B20, sudah ada MOU, dan PT Pertamina tinggal pelaksanaan. Ini akan memperluas lapangan pekerjaan di daerah-daerah yang ada kelapa sawitnya," kata dia.






Jokowi Telepon Langsung Presiden FIFA 2 Hari Setelah Tragedi Kanjuruhan

26 menit lalu

Jokowi Telepon Langsung Presiden FIFA 2 Hari Setelah Tragedi Kanjuruhan

Presiden Joko Widodo atau Jokowi telah menelepon Presiden FIFA Gianni Infantino soal tragedi Kanjuruhan. Tapi Jokowi tak merinci soal sanksi.


Jokowi Tanya Tunjangan Prajurit Perbatasan: Gak Usah Takut Panglima

1 jam lalu

Jokowi Tanya Tunjangan Prajurit Perbatasan: Gak Usah Takut Panglima

Presiden Jokowi bertanya apakah tunjangan bagi para prajurit TNI di perbatasan sudah cukup. Para prajurit pun menyatakan cukup.


Jokowi Pagi Ini Pimpin Upacara HUT TNI, Kendaraan Tempur Berbaris di Istana

4 jam lalu

Jokowi Pagi Ini Pimpin Upacara HUT TNI, Kendaraan Tempur Berbaris di Istana

Presiden Jokowi hari ini memimpin upacara peringatan HUT ke-77 TNI di lapangan Istana Merdeka. Berbagai alutsista juga dipamerkan di Jakarta.


TGIPF Tragedi Kanjuruhan Akan Sampaikan Hasil Kerja 3 Minggu Lagi ke Presiden Jokowi

4 jam lalu

TGIPF Tragedi Kanjuruhan Akan Sampaikan Hasil Kerja 3 Minggu Lagi ke Presiden Jokowi

TGIPF Tragedi Kanjuruhan mengatakan hasil kerja tim ini akan selesai dalam tiga pekan ke depan. Hasil akan diserahkan kepada Presiden Jokowi.


Sambut HUT TNI ke-77, Presiden Jokowi Pimpin Parade Senja di Kemenhan

14 jam lalu

Sambut HUT TNI ke-77, Presiden Jokowi Pimpin Parade Senja di Kemenhan

Presiden Jokowi memimpin parade senja dan upacara penurunan bendera di Kementerian Pertahanan.


Presiden Jokowi akan Pimpin Jajak Pasar IKN Pertengahan Oktober Ini

17 jam lalu

Presiden Jokowi akan Pimpin Jajak Pasar IKN Pertengahan Oktober Ini

Dalam jajak pasar itu, Jokowi akan berdialog langsung dengan calon investor yang sudah menyatakan ketertarikannya untuk berinvestasi di IKN.


Pola Cepat Nasdem Tentukan Capres, Dulu Jokowi Sekarang Anies Baswedan

18 jam lalu

Pola Cepat Nasdem Tentukan Capres, Dulu Jokowi Sekarang Anies Baswedan

Partai Nasdem resmi usung Anies Baswedan sebagai Capres 2024. Pada 2014, Nasdem menjadi partai pertama mendukung PDIP mengusung Jokowi sebagai Capres.


Jokowi Digugat soal Ijazah Palsu, Stafsus: Jangan Biasakan Prank Aparat

18 jam lalu

Jokowi Digugat soal Ijazah Palsu, Stafsus: Jangan Biasakan Prank Aparat

Gugatan terhadap Jokowi soal ijazah palsu diajukan oleh seorang bernama Bambang Tri Mulyono ke Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.


Freeport Janji Beri Manfaat Langsung ke Pemerintah RI Senilai US$ 80 Miliar hingga 2041

22 jam lalu

Freeport Janji Beri Manfaat Langsung ke Pemerintah RI Senilai US$ 80 Miliar hingga 2041

CEO Freeport-McMoRan Richard C. Adkerson mengungkapkan, PT Freeport Indonesia telah memberikan banyak keuntungan ekonomi terhadap pemerntah Indonesia sejak 1992 hingga 2021.


Jokowi Minta TGIPF Tragedi Kanjuruhan Selesaikan Tugas Dalam Satu Bulan

23 jam lalu

Jokowi Minta TGIPF Tragedi Kanjuruhan Selesaikan Tugas Dalam Satu Bulan

Mahfud Md mengatakan Presiden Jokowi memberi target TGIPF Tragedi Kanjuruhan menyelesaikan investigasnya selama satu bulan.