Keributan Kecil Warnai Sidang Ahmad Dhani di PN Surabaya

Reporter

Editor

Amirullah

Terdakwa Ahmad Dhani (tengah) didampingi petugas meninggalkan ruang sidang usai menjalani sidang lanjutan di PN Surabaya, Selasa, 12 Februari 2019. Ahmad Dhani disidang dalam kasus dugaan pencemaran nama baik. ANTARA/HO/Ali Masduki

TEMPO.CO, Surabaya - Sidang lanjutan kasus pencemaran nama baik dengan terdakwa Ahmad Dhani Prasetyo di Pengadilan Negeri Surabaya sempat diwarnai sedikit keributan, Kamis, 21 Maret 2019. Keributan terjadi di luar ruangan saat sejumlah orang dari kubu Elemen Bela NKRI, pelapor dalam kasus tersebut, mengikuti jalannya sidang dari layar monitor yang dipasang di dekat  kursi pengunjung.

Baca: Yakin Bakal Dibebaskan, Ahmad Dhani Ajukan Kasasi Pekan Ini

Edy Firmanto, salah seorang pelapor, berteriak-teriak mendukung keterangan saksi ahli bahasa, Endang Solihatin, dari Universitas Pembangunan Nasional. Teriakan Edy direspons pendukung Ahmad Dhani di dalam ruang sidang. Dua orang lelaki berbadan kekar keluar dan menghardik Edy. Namun polisi sigap menenangkan suasana tegang itu.

Edy mengatakan kedatangannya dan sejumlah orang  ke Pengadilan Surabaya memang ingin mengawal sidang Ahmad Dhani. “Kami kawal sampai selesai,” kata Edy yang juga pernah dihadirkan jaksa sebagai saksi di persidangan.

Dia mengaku tak sependapat dengan penasihat hukum terdakwa yang memojokkan saksi ahli dengan pertanyaan-pertanyaan di luar keahliannya. Namun saat ditanya, ia berujar bahwa saksi ahli dipojokkan penasihat hukum dalam sebuah persidangan merupakan hal yang lumrah. "Itu sudah biasa," katanya.

Sementara itu dalam keterangannya, Endang Solihatin condong bahwa ucapan ‘idiot’ yang dilontarkan Ahmad Dhani kepada ratusan massa Elemen Bela NKRI pada 26 Agustus 2018 sebagai sebuah penghinaan. Menurutnya konteks kata ‘idiot’ dalam sebuah ucapan memang bisa bermakna candaan atau hinaan. “Tergantung konteks saat pengucapan,” kata dia.

Misalnya, ujar Endang, bila kata ‘idiot’ ditujukan kepada kawan akrab bisa dimaknai sebagai candaan. Namun bila ditujukan kepada orang atau sekelompok orang yang belum dikenal, bisa bermakna ejekan atau hinaan. “Bila ada yang tersinggung dengan ucapan itu, artinya merasa dihina,” ujar Endang.

Baca: Penasihat Hukum Ahmad Dhani Tolak Saksi Ahli dari Dinas Kominfo

Penasihat hukum Ahmad Dhani, Aldwin Rahardian, mengatakan ucapan ‘dungu’, ‘bodoh’, ‘idiot’ dan sebagainya, bila merujuk pada penjelasan ahli hukum R. Soesilo, merupakan kata sifat yang berkategori sebagai penghinaan ringan. Ancaman hukumannya, kata dia, hanya 4 bulan penjara.

“Sehingga tak bisa dijerat dengan Pasal 27 ayat 3 Undang-Undang ITE yang deliknya merupakan Pasal 310 dan 311 KUHP. Jadi sangat meringankan,” kata dia.






Dewa 19 Bakal Konser di JIS, Jakpro Sebut Siap Tampung 60 Ribu Penonton

14 hari lalu

Dewa 19 Bakal Konser di JIS, Jakpro Sebut Siap Tampung 60 Ribu Penonton

Band legendaris Indonesia, Dewa 19, bakal menggelar konser "30 Tahun Dewa 19 Berkarya" di Jakarta International Stadium (JIS)


Dewa 19 Rilis Ulang Lagu Still I'm Sure We'll Love Again Bareng Virzha dan Ello

49 hari lalu

Dewa 19 Rilis Ulang Lagu Still I'm Sure We'll Love Again Bareng Virzha dan Ello

Dewa 19 merilis ulang Still I'm Sure We'll Love Again, lagu dari album Format Masa Depan yang aslinya menampilkan vokal Ari Lasso.


Ayah dan Ibu Meninggal Akibat Kecelakaan, Gitaris Dewa 19 Dikuatkan Teman Musisi

54 hari lalu

Ayah dan Ibu Meninggal Akibat Kecelakaan, Gitaris Dewa 19 Dikuatkan Teman Musisi

Gitaris Dewa 19, Vega Antares mendapat banyak dukungan dari teman-teman sesama musisi setelah kedua orang tuanya meninggal akibat kecelakaan mobil.


El Rumi Menang Tinju Lawan Winson Reynaldi, Ahmad Dhani Luapkan Rasa Bangga

13 Juni 2022

El Rumi Menang Tinju Lawan Winson Reynaldi, Ahmad Dhani Luapkan Rasa Bangga

El Rumi terus mendapatkan arahan dan dukungan dari Ahmad Dhani selama bertanding tinju melawan Winson Reynaldi.


Java Jazz 2004 Setelah Tsunami dan Bom Bali, Siapa Musisi yang Tampil?

1 Juni 2022

Java Jazz 2004 Setelah Tsunami dan Bom Bali, Siapa Musisi yang Tampil?

Java Jazz Festival pertama kali diselenggarakan 2004, untuk memperbaiki citra Indonesia setelah tsunami dan bom Bali. Siapa saja musisi yang tampil?


Kembali Manggung Bareng Dewa 19, Ari Lasso: Mengharu Biru

31 Mei 2022

Kembali Manggung Bareng Dewa 19, Ari Lasso: Mengharu Biru

Ari Lasso terharu penampilannya masih sangat ditunggu-tunggu dan disambut meriah oleh Baladewa.


Bertemu di Peluncuran Band Dul Jaelani, Maia Estianty Salami Ibunda Ahmad Dhani

19 Mei 2022

Bertemu di Peluncuran Band Dul Jaelani, Maia Estianty Salami Ibunda Ahmad Dhani

Maia Estianty menghampiri kursi Joyce Theresia Pamela Kohler, ibunda Ahmad Dhani lalu mencium tangan bekas mertuanya itu.


Yakin Band Barunya Bisa Lebih Besar dari Dewa 19, Dul Jaelani: Ada Masanya

17 Mei 2022

Yakin Band Barunya Bisa Lebih Besar dari Dewa 19, Dul Jaelani: Ada Masanya

Dul Jaelani optimis suatu saat nanti grup band barunya, Qodir dapat lebih besar dari Dewa 19.


Orang Tua Dihina, El Rumi Siap Lawan Winson Reynaldi di Ring Tinju

13 Mei 2022

Orang Tua Dihina, El Rumi Siap Lawan Winson Reynaldi di Ring Tinju

El Rumi tidak terima kedua orang tuanya diejek dan siap bertanding di ring tinju melawan Winson Reynaldi.


Ivan Gunawan Akui Jadi Brand Ambasador Robot Trading DNA Pro

14 April 2022

Ivan Gunawan Akui Jadi Brand Ambasador Robot Trading DNA Pro

Ivan Gunawan mengembalikan uang yang dia terima dari DNA Pro. Dia mengaku mendapatkan kontrak dari perusahaan robot trading bodong tersebut.