Munas Alim Ulama NU dan Munajat 212, Persamaan dan Perbedaan

Reporter

Presiden Jokowi memberikan sambutan disaksikan Muhtasyar Nahdlatul Ulama (NU) KH Ma'ruf Amin (tengah) Rais Aam PBNU KH Miftahul Akhyar (ketiga kanan) dan Ketua Umum PBNU KH Said Aqil Siroj (keempat kanan) pada Musyawarah Nasional (Munas) Alim Ulama dan Konferensi Besar (Konbes) Nahdlatul Ulama di Pondok Pesantren Miftahul Huda Al-Azhar Citangkolo, Kota Banjar, Jawa Barat, Rabu, 27 Februari 2019. ANTARA/Adeng Bustomi

3 Bantahan mengenai agenda politik dalam acara

Para penyelenggara dua acara tersebut menampik bahwa ada agenda politik, khususnya terkait Pemilihan Presiden 2019, dalam kegiatan yang mereka laksanakan. Bantahan mengenai muatan politik dalam Munajat 212 disampaikan juru bicara Persaudaraan Alumni 212 atau PA 212, Novel Bamukmin. "Tidak ada (agenda politik),” ujar dia kepada Tempo, kamis lalu.

Begitu pula Sekretaris Jenderal Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Helmy Faishal Zaini, mengatakan tidak akan ada deklarasi terkait pemilihan presiden di Munas Alim Ulama NU. "Tidak ada, hanya rekomendasi-rekomendasi saja," katanya, kemarin.

4 Dukungan untuk calon presiden

 Meski diklaim bebas dari keterkaitan mengenai Pemilihan Presiden 2019, acara Munajat 212 dan Musyawarah Alim Ulama NU tetap diwarnai dukungan untuk pasangan calon presiden - wakil presiden.

Dukungan kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi agar bisa terpilih kembali sebagai presiden terasa dalam pembukaan Musyawarah Nasional Alim Ulama dan Konferensi Besar Nahdlatul Ulama di Kota Banjar, Jawa Barat.

Dalam acara istigasah, misalnya, seorang ulama yang memimpin pembacaan doa mendoakan agar Jokowi yang bernomor urut 01 di pemilihan presiden menang. "Menang nomor satu,,, menang nomor satu,,," kata dia, kemarin. Ribuan warga NU yang hadir sontak menjawab 'Aamiin'.

Selain itu, Ketua Umum Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) Said Aqil Siroj, turut mendoakan kemenangan Jokowi dalam sambutannya. "Yang hadir lebih dari 20 ribu mendoakan mudah-mudahan bapak Jokowi dapat kepercayaan dari Allah dan dari rakyat," katanya. Namun, Said menampik jika yang dilakukannya disebut mengkampanyekan Jokowi. "Mendoakan ini, bukan kampanye," tuturnya.

Adapun dalam kegiatan munajat 212, Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan menggelorakan dukungannya terhadap calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto - Sandiaga Uno. Saat diberi kesempatan bicara, Zulkifli Hasan mengatakan, " Persatuan nomor satu, soal presiden?" yang kemudian dijawab massa yang hadir dengan teriakan, "Nomor 2."

Pada kesempatan itu, Zulkifli juga meminta peserta Munajat 212 mendoakan Rizieq Shihab bisa segera kembali ke Indonesia. Zulkifli mengatakan tujuannya hadir dalam acara ini untuk berdoa bersama alim ulama dan seluruh masyarakat. Agar pemilu 2019 damai. Meski begitu ia mengatakan Pemilu damai memiliki syarat, yakni Undang-Undang Dasar Pasal 22E.

“Jadi kalau itu dilaksanan secara Langsung Umum Bebas Rahasia Jujur dan Adil tiap lima tahun sekali, ini konstitusi,” ujar Zulhas di Monas, Kamis 21 Februari 2019, sembari menunjukkan buku empat pilar demokrasi.






Peserta Reuni 212 Membubarkan Diri

7 hari lalu

Peserta Reuni 212 Membubarkan Diri

Peserta Munajat Akbar Reuni 212 mulai membubarkan diri. Rizieq Shihab dipaksa menghadiri acara tersebut.


Rizieq Shihab Ungkap Sempat Bimbang Hadiri Reuni 212

7 hari lalu

Rizieq Shihab Ungkap Sempat Bimbang Hadiri Reuni 212

Rizieq Shihab atau biasa disapa Habib Rizieq khawatir dicomot lagi masuk penjara 1 tahun jika datang ke Reuni 212.


Panitia Reuni 212 Paksa Rizieq Shihab Datang ke Masjid At-Tin

7 hari lalu

Panitia Reuni 212 Paksa Rizieq Shihab Datang ke Masjid At-Tin

Yusuf Martak mengatakan dia mesti memaksa Rizieq Shihab untuk datang, meski Imam Besar FPI itu sedang flu.


Lalu Lintas Saat Reuni 212 di Masjid At-Tin Lancar, Polisi Tidak Berlakukan Pengalihan Arus

7 hari lalu

Lalu Lintas Saat Reuni 212 di Masjid At-Tin Lancar, Polisi Tidak Berlakukan Pengalihan Arus

Para peserta Munajat Akbar Reuni 212 mendatangi Masjid Agung At-Tin sejak Jumat dinihari.


Alasan Reuni 212 Digelar di Masjid At-Tin, Bukan Monas atau Istiqlal

9 hari lalu

Alasan Reuni 212 Digelar di Masjid At-Tin, Bukan Monas atau Istiqlal

Reuni 212 di Masjid At-Tin disesuaikan dengan tema manajat akbar tahun ini untuk korban gempa Cianjur dan keselamatan Indonesia.


Gus Ipul: PBNU Mandataris Muktamar Telah Habis, 80 Persen PWNU Ingin Regenerasi

2 Desember 2021

Gus Ipul: PBNU Mandataris Muktamar Telah Habis, 80 Persen PWNU Ingin Regenerasi

Gus Ipul mengatakan kepengurusan PBNU saat ini sejatinya bukanlah mandataris Muktamar Jombang 2015 karena telah habis masa baktinya.


Sebut Said Aqil Sampai 25 Desember, Gus Ipul: Muktamar Mundur, Pengurus Kosong

1 Desember 2021

Sebut Said Aqil Sampai 25 Desember, Gus Ipul: Muktamar Mundur, Pengurus Kosong

Saifullah Yusuf alias Gus Ipul mengatakan bila Muktamar NU diundur Januari, terjadi kekosongan kepengurusan PBNU karena telah berakhir 25 Desember


Muktamar NU, Pengamat Minta Kubu Said Aqil dan Yahya Staquf Tak Saling Curiga

22 November 2021

Muktamar NU, Pengamat Minta Kubu Said Aqil dan Yahya Staquf Tak Saling Curiga

Pengamat politik Unair, Kacung Marijan, meminta kubu Said Aqil Siradj dan kubu Yahya Staquf tak saling curiga soal jadwal pelaksanaan Muktamar NU.


Munas Alim Ulama PKB Siapkan Piagam Bali, Apa Itu?

20 Agustus 2019

Munas Alim Ulama PKB Siapkan Piagam Bali, Apa Itu?

Munas Alim Ulama yang digelar dalam rangkaian Muktamar PKB akan menghasilkan Deklarasi Bali. Apa itu?


Fadli Zon Penuhi Panggilan Bawaslu Soal Munajat 212, Neno Mangkir

18 Maret 2019

Fadli Zon Penuhi Panggilan Bawaslu Soal Munajat 212, Neno Mangkir

Anggota BPN Prabowo Subianto-Sandiaga Uno Fadli Zon memenuhi panggilan ketiga oleh Bawaslu DKI hari ini, terkait acara Munajat 212 bulan lalu.