Moeldoko Sebut Pemisahan KLHK Tergantung Evaluasi Hasil Kinerja

Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko dan Deputi V Kepala Staf Kepresidenan Jaleswari Pramodhawardani menyampaikan sikap pemerintah terkait insiden pembunuhan pekerja proyek jembatan di Nduga, Papua. Konferensi pers dilakukan di Gedung Bina Graha, Jakarta, 5 Desember 2018. Biro Humas KSP

TEMPO.CO, Jakarta-Kepala Staf Presiden Moeldoko mengatakan pemisahan atau penggabungan kementerian/lembaga bersifat dinamis tergantung dari evaluasi kinerja pemerintah. Hal ini ia sampaikan menanggapi pernyataan calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, yang berkeinginan memisahkan Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) andai memenangkan pemilihan presiden 2019.

"Sepertinya belum bisa kami jawab secara pasti hari ini," katanya di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Selasa, 19 Februari 2019. Moeldoko menjelaskan dalam perubahan struktur kelembagaan pemerintah pasti mengedepankan efektivitas dan efisiensi. "Apakah yang ada sekarang efisien dan efektif atau tidak."

Baca: Prabowo Wacanakan Pemisahan KLHK, KLHK: Terserah Presiden

Moeldoko mencontohkan saat Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) pertama kali menjabat. Dalam penyusunan kabinetnya, SBY memutuskan memisahkan Departemen Perindustrian dan Perdagangan menjadi dua, yakni Kementerian Perindustrian dan Kementerian Perdagangan. "Nah apakah ke depan bersatu lagi? Itulah kira-kira. Semuanya bersifat dinamis," ujarnya.

Sebelumnya, dalam debat kedua calon presiden, Prabowo ditanya terkait langkah strategisnya untuk mengatasi akar masalah pencemaran lingkungan. Ia pun menjawab akan memisahkan KLHK.

Dalam jawabannya, Prabowo heran mengapa masalah kehutanan dan lingkungan hidup diurus oleh satu kementerian. Menurut dia, kompleksnya masalah kehutanan dan lingkungan hidup seharusnya diurus oleh kementerian yang berbeda.

Simak: Prabowo Wacanakan Pecah KLHK, Begini Kata Walhi






Moeldoko Bicara Tantangan Kendaraan Listrik: Sosialisasi Baterai Saja Tak Mudah

21 jam lalu

Moeldoko Bicara Tantangan Kendaraan Listrik: Sosialisasi Baterai Saja Tak Mudah

Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko mengajak industri otomotif nasional untuk terus mengembangkan kendaraan listrik di Tanah Air


Musra Relawan Jokowi Diikuti Kelompok Pendukung Ganjar Pranowo hingga Arsjad Rasjid

3 hari lalu

Musra Relawan Jokowi Diikuti Kelompok Pendukung Ganjar Pranowo hingga Arsjad Rasjid

Musra relawan Jokowi di Yogyakarta diikuti berbagai kelompok yang mendukung tokohnya masing-masing.


ICEL Luncurkan Portal Khusus Putusan Pengadilan Perkara Lingkungan, Simak Isi dan Harapannya

5 hari lalu

ICEL Luncurkan Portal Khusus Putusan Pengadilan Perkara Lingkungan, Simak Isi dan Harapannya

Indonesian Center for Environmental Law (ICEL) juga beberkan tantangan pencari keadilan lingkungan di Tanah Air saat ini.


Isu Jokowi Bakal Reshuffle Kabinet Kian Santer, KSP Moeldoko: Aduh Aku Masih Belum Tahu

7 hari lalu

Isu Jokowi Bakal Reshuffle Kabinet Kian Santer, KSP Moeldoko: Aduh Aku Masih Belum Tahu

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengaku tidak tahu dan enggan berkomentar banyak terkait adanya reshuffle kabinet Presiden Joko Widodo.


Dapat Peringkat Kebun Binatang Terbaik, Gembira Loka Tak Mau Asal Perbanyak Satwa

7 hari lalu

Dapat Peringkat Kebun Binatang Terbaik, Gembira Loka Tak Mau Asal Perbanyak Satwa

Terakreditasinya Gembira Loka sebagai lembaga konservasi dengan kategori sangat baik dapat digunakan untuk menghindari praktik buruk manajemen.


Moeldoko Ajak Tanam Cabai dari Bantaran Ciliwung di Depok, Ia Sebut buat Tekan Inflasi

7 hari lalu

Moeldoko Ajak Tanam Cabai dari Bantaran Ciliwung di Depok, Ia Sebut buat Tekan Inflasi

Kepala Kantor Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengajak masyarakat bantaran Sungai Ciliwung menanam cabai untuk ketahanan pangan dan menekan inflasi.


RI Dapat Dana Lingkungan Rp 1,56 Triliun

15 hari lalu

RI Dapat Dana Lingkungan Rp 1,56 Triliun

Wamen LHK menyatakan Indonesia mendapat dana lingkungan Global Environment Facility (GEF) siklus ke-8 yang digelar di Bali.


Moeldoko Minta Seluruh Personel KSP Wajib Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan

16 hari lalu

Moeldoko Minta Seluruh Personel KSP Wajib Dilindungi BPJS Ketenagakerjaan

Kepala Kantor Staf Presiden (KSP) Moeldoko bersama Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Zainudin menyerahkan santunan senilai total Rp342 juta kepada ahli waris dari almarhum Sandjaja yang merupakan Pegawai Pemerintah Non Pegawai Negeri (PPNPN) di lingkungan KSP.


Moeldoko : Durian Indonesia Berpotensi Menjadi Komoditas Ugulan di Pasar Dunia

18 hari lalu

Moeldoko : Durian Indonesia Berpotensi Menjadi Komoditas Ugulan di Pasar Dunia

Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Moeldoko mengatakan, durian Indonesia dapat menjadi komoditas unggul di pasar dunia, menyaingi durian asal Thailand.


Kunjungi Warung Kopi Tradisional Legendaris Bangka, Moeldoko Didukung Jadi Capres

18 hari lalu

Kunjungi Warung Kopi Tradisional Legendaris Bangka, Moeldoko Didukung Jadi Capres

Moeldoko hanya tersenyum saat warga Pulau Bangka menyebut dirinya sebagai calon presiden atau capres. Dia memilih menikmati kopi.