Tim Prabowo Sebut Kunjungan Duta Besar Uni Eropa Bahas Ekonomi

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto - Sandiaga Uno dalam debat perdana capres-cawapres di Pilpres 2019 di Jakarta, Kamis 17 Januari 2019. TEMPO/Subekti.

    Pasangan calon presiden dan wakil presiden Prabowo Subianto - Sandiaga Uno dalam debat perdana capres-cawapres di Pilpres 2019 di Jakarta, Kamis 17 Januari 2019. TEMPO/Subekti.

    TEMPO.CO, Jakarta - Sebanyak 23 Duta Besar Uni Eropa berkunjung ke markas Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto-Sandiaga Uno pada Jumat 18 Januari 2019. Ketua Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo Subianto - Sandiaga Uno, Djoko Santoso; Direktur Komunikasi dan Media BPN Hashim Djojohadikusumo; dan Anggota Dewan Pengarah BPN Fadli Zon juga turut hadir.

    Baca: Ditanya Kenapa Tak Jadi Capres, Sandiaga: Takut Dipecat Prabowo

    "Dalam pertemuan ini kami menekankan bahwa Prabowo - Sandiaga akan mengedepankan kerja sama antar negara yang berimbang dan adil, khususnya di sektor industri jasa," ujar Direktur Hubungan Luar Negeri BPN, Irawan Ronodipuro, dalam keterangan tertulis pada Sabtu, 19 Januari 2019.

    Bukan hanya itu, BPN juga membahas isu kesejahteraan sosial seperti upaya meningkatkan daya beli masyarakat serta membuka lapangan kerja. Mereka juga akan membahas daftar pemilih tetap (DPT) yang diterbitkan Komisi Pemilihan Umum (KPU), yang mereka sebut tidak akurat.

    Pada pertemuan itu, menurut Irawan, BPN mendorong Uni Eropa untuk turut memantau jalannya pemilu 2019, agar berlangsung jujur dan adil demi kualitas demokrasi Indonesia yang lebih baik.

    Juru bicara BPN, Andre Rosiade juga mengkonfirmasi kabar itu. Ia mengatakan maksud kedatangan mereka adalah untuk bersilaturahmi sekaligus berdiskusi soal gagasan Prabowo bila memimpin Indonesia ke depan.

    "Jadi teman-teman dari Uni Eropa itu bersilaturahmi ke Kertanegara (nomor) VI, untuk bertemu dengan BPN pak Djoko Santoso, dan berdiskusi karena ingin tahu soal rencana Pak Prabowo ke depan," kata  Andre saat dihubungi Tempo, hari ini.

    Andre mengatakan negara-negara sahabat ingin tahu akan di bawa ke mana Indonesia apabila Prabowo memimpin nanti. Ia menambahkan, selama ini hubungan negara-negara itu dengan Prabowo sangat baik.

    Simak juga: Eep Menilai Prabowo Nyaris Tenggelam dalam Strategi Debat Jokowi

    Adapun delegasi yang datang ke Markas Pemenangan Prabowo dipimpin oleh Duta Besar Uni Eropa, Vincent Guerend. Turut hadir pula duta besar negara-negara Uni Eropa seperti Rumania, Inggris, Slovakia, Belanda, Italia, Denmark, Hungaria, Belgia, Spanyol, Swedia, Czechnya, Perancis, Portugal, Jerman, Finlandia, dan Irlandia.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Eliud Kipchoge Tak Pecahkan Rekor Dunia Marathon di Ineos 1:59

    Walau Eliud Kipchoge menjadi manusia pertama yang menempuh marathon kurang dari dua jam pada 12 Oktober 2019, ia tak pecahkan rekor dunia. Alasannya?