Hoax 7 Kontainer Surat Suara, Bagus Bawana Sebut Akun 4 Politikus

Reporter

Polisi menggiring Bagus Bawana Putra, tersangka kasus berita hoax saat Rilis berita hoax 7 kontainer surat suara tercoblos di Divisi Humas, Mabes Polri, Jakarta, Rabu 9 Januari 2019. ANTARA FOTO/Reno Esnir

TEMPO.CO, Jakarta - Tersangka Bagus Bawana Putra menyebut empat akun Twitter politikus saat pertama kali mengunggah cuitan hoaxnya tentang 7 kontainer surat suara yang telah dicoblos di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta Utara. Empat politikus itu adalah Fadli Zon, Fahri Hamzah, Andi Arief, dan Mustofa Nahrawardaya.

"Tersangka menyebarkan hoaks melalui akunnya dia @bagnatara1, dia mention nama beberapa politikus," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo di Markas Besar Polri, Jakarta Selatan, pada Kamis, 10 Januari 2019. Namun, Bagus menghapus akun itu dihapus tersangka setelah viral.

Baca: Tersangka Hoax 7 Kontainer Surat Suara Dicokok, KPU: Biar Jera ...

Berdasarkan penulusuran Tempo, cuitan itu diposting pada 1 Januari 2019 pukul 23.35. "Ada info, katanya di tanjung priuk ditemukan 7 kontainer, berisi kertas suara, yg SDH tercoblos gbr salah satu paslon.. St tdk tahu, ini hoax atau tdk, mari kita cek sama2 ke Tanjung priok sekarang.. Cc @fadlizon , @AkunTofa , @AndiArief__ @Fahrihamzah."

Namun akun @bagnatara1 tidak lagi ditemukan di Twitter. Menurut kepolisian, akun itu telah dihapus tersangka begitu viral. Bahkan ponsel dan kartu seluler yang digunakan dibuang untuk menghilangkan barang bukti. "Tapi yang namanya jejak digital itu tidak bisa dihilangkan sekalipun sudah dihapus. Tim Siber Polri punya kompetensi mengungkap itu," kata Dedi.

Baca: Fadli Zon Minta Bagus Bawana Tidak Dikaitkan ...

Keesokan harinya, Bagus membuat rekaman suara tentang 7 kontainer surat suara dicoblos itu. Rekaman suara itu kemudian disebar ke grup WhatsApp yang diikuti Bagus hingga beredar luas.  Dedi belum mengungkap ke grup mana saja rekaman itu dikirim Bagus. "Masih didalami terus," kata Dedi. 

Bagus Bawana ditangkap di Sragen, Jawa Tengah, pada 7 Januari 2019. Kepada penyidik Bagus mengaku ide membuat, mengunggah, hingga menyebarkan konten hoax berisi kabar tujuh kontainer berisi surat suara Pemilu 2019 sudah dicoblos di Tanjung Priok murni hasil pemikirannya sendiri. “Bukan pesanan pihak tertentu," kata Dedi.

Simak: Polisi Gunakan Metode Audio Forensik Jerat Bagus Bawana Putra ...

Polisi membidik Bagus Bawana dengan Pasal 14 ayat 1 dan 2 Undang-Undang Nomor 1 Tahun 1946 tentang Peraturan Hukum Pidana lantaran sengaja menyiarkan berita bohong. Ia terancam dihukum maksimal 10 tahun kurungan penjara.

Tersangka Bagus Bawana adalah pemimpin Dewan Koalisi Relawan Nasional (Kornas) Prabowo – Sandiaga. Namun, anggota Dewan Pengarah Badan Pemenangan Nasional Prabowo - Sandiaga Uno, Fadli Zon meminta Bagus Bawana Putra tidak dikaitkan dengan tim Prabowo-Sandiaga. Alasannya, Kornas tidak terdaftar sebagai kelompok relawan di bawah BPN Prabowo-Sandiaga.

Direktur Relawan Badan Pemenangan Nasional Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Ferry Mursyidan Baldan menegaskan tidak mengenal Bagus Bawana Putra dan kelompok relawan Kornas. Menurut dia, orang bisa saja mengklaim atau berpura-pura sebagai relawan pasangan calon presiden-wakil presiden nomor urut 02 itu.

ANDITA RAHMA | BUADIARTI UTAMI PUTRI






Kemendagri Bantah Ada Utusan Jokowi ke Demokrat Bahas Pengisian Wagub Papua

5 hari lalu

Kemendagri Bantah Ada Utusan Jokowi ke Demokrat Bahas Pengisian Wagub Papua

Kemendagri membantah soal adanya utusan Jokowi ke Partai Demokrat untuk membahas pengisian posisi kursi Wagub Papua.


Prabowo Kalah dari Anies di Survei ILC, Fadli Zon: Masih Terlalu Pagi Melihat Survei

7 hari lalu

Prabowo Kalah dari Anies di Survei ILC, Fadli Zon: Masih Terlalu Pagi Melihat Survei

Fadli Zon mengatakan masih terlalu dini melihat survei Pemilu 2024 setelah Prabowo Subianto kalah dari Anies Baswedan dalam survei yang dilakukan Indonesia Lawyers Club (ILC).


SBY Duga Bakal Ada Kecurangan di Pemilu 2024, Fadli Zon: Pemilu Kita Belum Jujur dan Adil

7 hari lalu

SBY Duga Bakal Ada Kecurangan di Pemilu 2024, Fadli Zon: Pemilu Kita Belum Jujur dan Adil

Fadli Zon mengatakan sah-sah saja Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) mengatakan akan turun gunung karena Pemilu 2024 disinyalir tidak adil.


Akun Bjorka Retas Sejumlah Instansi Pemerintah, Fadli Zon: Proteksi Keamanan Siber Lemah

17 hari lalu

Akun Bjorka Retas Sejumlah Instansi Pemerintah, Fadli Zon: Proteksi Keamanan Siber Lemah

Fadli Zon menilai bobolnya data pemerintah oleh Bjorka mempermalukan institusi negara maupun orang penting di dalamnya.


Stafsus Sri Mulyani Bantah Tudingan Fadli Zon soal Narasi Sesat BBM Naik

19 hari lalu

Stafsus Sri Mulyani Bantah Tudingan Fadli Zon soal Narasi Sesat BBM Naik

Fadli Zon menyebut pemerintah telah membuat narasi sesat soal kenaikan harga BBM.


Fadli Zon Sebut Pemerintah Sebar Narasi Sesat untuk Benarkan Kenaikan Harga BBM

21 hari lalu

Fadli Zon Sebut Pemerintah Sebar Narasi Sesat untuk Benarkan Kenaikan Harga BBM

Menurut Fadli Zon, pernyataan menyesatkan tersebut telah diprotes oleh banyak kalangan dan juga ekonom karena dianggap tidak menggambarkan kenyataan.


Andi Arief Anggap Argumentasi Pemerintah soal Pengalihan Subsidi BBM Fiksi

25 hari lalu

Andi Arief Anggap Argumentasi Pemerintah soal Pengalihan Subsidi BBM Fiksi

Jokowi mengatakan lebih dari 70 persen subsidi BBM justru dinikmati oleh golongan masyarakat yang mampu, yaitu pemilik mobil-mobil pribadi


Partai Demokrat Ungkap Skenario Penjegalan Anies Baswedan sebagai Capres

26 hari lalu

Partai Demokrat Ungkap Skenario Penjegalan Anies Baswedan sebagai Capres

Partai Demokrat menilai ada pihak yang berusaha membatasi peluang calon presiden lain untuk berlaga pada pemilihan umum 2024.


Jaksa KPK Minta Hakim Rampas Uang Pengembalian Andi Arief

37 hari lalu

Jaksa KPK Minta Hakim Rampas Uang Pengembalian Andi Arief

Abdul Gafur disebut memberikan sebagian uang yang diterimanya Rp150 juta kepada Andi Arief,r Rp50 juta ke Jemmy Setiawan, dan Rp50 juta ke Syarif


SBY Absen di Sidang Tahunan MPR 16 Agustus 2022

44 hari lalu

SBY Absen di Sidang Tahunan MPR 16 Agustus 2022

Mantan Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono atau SBY tahun ini kembali tak bisa mengikuti sidang tahunan MPR. Ada acara di luar negeri.