Perayaan Tahun Baru 2019, Polri Sebut ada 1.904 Titik Pengamanan

Reporter:
Editor:

Syailendra Persada

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Penjual menyelesaikan pembuatan terompet di Kota Tua, Glodok, Jakarta, Jumat 28 Desember 2018. Menjelang perayaan Tahun Baru 2019 penjual mulai menjajakan terompet untuk memeriahkan malam pergantian tahun, harga terompet berkisar dari 15 ribu hingga 30 ribu rupiah. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    Penjual menyelesaikan pembuatan terompet di Kota Tua, Glodok, Jakarta, Jumat 28 Desember 2018. Menjelang perayaan Tahun Baru 2019 penjual mulai menjajakan terompet untuk memeriahkan malam pergantian tahun, harga terompet berkisar dari 15 ribu hingga 30 ribu rupiah. TEMPO / Hilman Fathurrahman W

    TEMPO.CO, Jakarta - Markas Besar Polri mencatat ada 1.904 titik vital yang akan menjadi pusat perayaan tahun baru 2019 di seluruh wilayah Indonesia. Beberapa yang ada di Jakarta adalah Taman Impian Jaya Ancol, Bundaran Hotel Indonesia, serta Monas. 

    Baca: Jokowi Akan Merayakan Tahun Baru 2019 di Bogor

    "Tempat-tempat itu yang akan menjadi fokus pengamanan kami," ucap Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Mabes Polri Brigadir Jenderal Dedi Prasetyo pada Senin, 31 Desember 2018.

    Tak hanya mengamankan tempat perayaan pergantian tahun, Polri juga ikut mengawasi jalur lalu lintas yang ramai dilalui masyarakat, serta berjaga di beberapa tempat ibadah. Apalagi, kata Dedi, pada 31 Desember 2018 malam, akan ada kegiatan ibadah oleh umat kristiani.

    Aparat dari Detasemen Khusus 88 Antiteror Polri bersama Satuan Tugas Antiteror juga melakukan pengamanan dengan cara memitigasi dan mengantisipasi ancaman aksi teror yang dapat mengganggu keamanan dan ketertiban masyarakat saat perayaan Tahun Baru 2019. 

    Simak: Natal dan Tahun Baru 2019, Menhub Minta Ramp Check Bus Pariwisata

    Polri telah menerjunkan lebih dari 94 ribu personel untuk mengamankan perayaan Tahun Baru 2019 di seluruh Indonesia. Jika digabung bersama TNI, total akan ada secara 168 ribu personel keamanan. "Semuanya maksimal dalam rangka untuk menjaga keamanan situasi malam pergantian tahun baru," kata Dedi.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.