Ketua MPR Diundang Menjadi Narasumber di Rakernas HIPMI PT

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua MPR RI Zulkifli Hasan saat menemui Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi (HIPMI PT) di ruang kerja Ketua MPR, Gedung Nusantara III, Kompleks Gedung MPR/DPR /DPD, Senayan, Jakarta, Senin, 3 Desember 2018.

    Ketua MPR RI Zulkifli Hasan saat menemui Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi (HIPMI PT) di ruang kerja Ketua MPR, Gedung Nusantara III, Kompleks Gedung MPR/DPR /DPD, Senayan, Jakarta, Senin, 3 Desember 2018.

    INFO NASIONAL - Himpunan Pengusaha Muda Indonesia Perguruan Tinggi (HIPMI PT) mengundang Ketua Majelis Permusyawaratan Rakyat (MPR) Zulkifli Hasan sebagai tamu kehormatan dan narasumber dalam acara pembukaan Rakernas HIPMI PT pada 9 Desember 2018 di Hotel Ritz Carlton, Jakarta.

    Undangan itu disampaikan Rektor HIPMI PT Said Aldi Al Idrus dalam pertemuan dengan Zulkifli di Gedung Nusantara III, Kompleks Gedung MPR/DPR /DPD, Senayan, Jakarta, Senin, 3 Desember 2018.

    Dalam pertemuan itu, Said menjelaskan, dalama Rakernas HIPMI PT, akan diagendakan beberapa acara sangat penting, terutama untuk generasi muda bangsa.  "Akan ada sesi pemberian motivasi kepada peserta dari tokoh-tokoh nasional, salah satunya Bang Zulhasan dan beberapa pelaku usaha," ujarnya.

    Dalam Rakernas tersebut, kata Said, pada sore harinya akan digelar perayaan Maulid Nabi Besar Muhammad SAW.  "Kita berusaha seimbangkan antara urusan duniawi dan agama, yakni penghormatan dan kecintaan kita pada Rasulullah," tuturnya.

    Zulkifli menyanggupi untuk memenuhi undangan yang disampaikan HIPMI PT tersebut. "Saya insya Allah hadir, akan saya agendakan, apalagi berbicara di perkumpulan pengusaha muda, adalah  luar biasa. Saya apresiasi juga akan digelarMaulid Nabi Muhammad SAW," katanya. (*)

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Sebab dan Pencegahan Kasus Antraks Merebak Kembali di Gunungkidul

    Kasus antraks kembali terjadi di Kabupaten Gunungkidul, DI Yogyakarta. Mengapa antraks kembali menjangkiti sapi ternak di dataran tinggi tersebut?