KPK Periksa James Riady untuk Kasus Suap Meikarta Pekan Depan

Reporter:
Editor:

Endri Kurniawati

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • James Riady: Kita Harus Berani Ambil Visi Yang Besar

    James Riady: Kita Harus Berani Ambil Visi Yang Besar

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) mengagendakan pemeriksaan terhadap bos Lippo Group James Riady untuk dugaan suap proyek Meikarta pekan depan. James akan diperiksa sebagai saksi untuk sembilan tersangka kasus ini.

    "Surat panggilan sudah dikirimkan untuk jadwal akhir Oktober 2018 ini," kata juru bicara KPK, Febri Diansyah, Jumat, 26 Oktober 2018.

    Baca:Jawaban KPK Soal Dugaan Keterlibatan James Riady di Suap Meikarta

    KPK menjadwalkan pemeriksaan James Riady setelah menggeledah rumahnya pada 18 Oktober 2018. Rumah James merupakan satu dari belasan tempat yang digeledah KPK secara marathon pada 17-18 Oktober 2018.

    Di lokasi-lokasi itu, KPK menyita barang bukti dokumen, uang tunai dan bukti keuangan yang diduga terkait dengan kasus Meikarta. Namun, penyidik KPK tidak menyita barang bukti apapun dari rumah James.

    Baca:Suap Meikarta, Bupati Bekasi: Assalamualaikum ...

    Penggeledahan KPK dilakukan menyusul operasi tangkap tangan atau OTT di Bekasi dan Surabaya pada 14 Oktober dan 15 Oktober 2018. Pascaoperasi senyap KPK menetapkan Bupati Bekasi Neneng Hasanah Yasin dan empat pejabat dinas Kabupaten Bekasi sebagai tersangka karena diduga menerima suap untuk memuluskan proses perizinan proyek Meikarta.

    KPK menduga suap Meikarta itu diberikan kepada para pejabat Bekasi oleh Direktur Opersional Lippo Group Billy Sindoro, dua konsultan, dan satu pegawai Lippo Group.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Wajah Anggota Kabinet Indonesia Maju yang Disusun Jokowi - Ma'ruf

    Presiden Joko Widodo mengumumkan para pembantunya. Jokowi menyebut kabinet yang dibentuknya dengan nama Kabinet Indonesia Maju.