Rabu, 14 November 2018

AHY: Kami Akan Fokus Memenangkan Partai Demokrat di Pemilu 2019

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Kader Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memberi pernyataan pers di hari ulang tahunnya serta dukungan kepada Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di rumah SBY, Kuningan, Jakarta, Jumat, 10 Agustus 2018. Tempo Rezki Alvionitasari

    Kader Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) memberi pernyataan pers di hari ulang tahunnya serta dukungan kepada Prabowo Subianto-Sandiaga Uno di rumah SBY, Kuningan, Jakarta, Jumat, 10 Agustus 2018. Tempo Rezki Alvionitasari

    TEMPO.CO, Jakarta - Ketua Satuan Komando Tugas Bersama (Kogasma) Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono atau AHY mengatakan pihaknya fokus memenangkan Partai Demokrat pada 2019. Sebagai komandan Kogasma, AHY mengaku mempunyai misi dan amanah untuk bisa membangkitkan suara Partai Demokrat pada 2019.

    Baca juga: Ferdinand Jelaskan Alasan SBY Absen di Pertemuan Koalisi Prabowo

    "Yang penting, kami akan fokus pada upaya memenangkan Partai Demokrat. Ini menjadi pekerjaan rumah dan ikhtiar kader Partai Demokrat di mana pun berada," katanya kepada wartawan setelah mengunjungi Museum Timah Indonesia di Pangkalpinang, Bangka-Belitung, Senin, 10 September 2018.

    AHY membantah bahwa Partai Demokrat tak fokus memenangkan pasangan calon presiden dan wakil presiden yang didukung partainya, Prabowo - Sandiaga Uno, dalam pemilihan presiden (pilpres) 2019.

    "Saya tidak sampaikan seperti itu. Semua partai ingin juga memenangkan calegnya (calon anggota legislatif). Itu ikhtiar kami. Saya tidak tertarik berbicara isu di luar Partai Demokrat," ujarnya.

    Baca juga: Gerindra: AHY Masuk Juru Kampanye Nasional Prabowo - Sandiaga

    AHY menuturkan, sebagai partai yang sangat demokratis, Partai Demokrat memberikan peluang kepada kader untuk menentukan sikap. Namun secara kepartaian, kata dia, seyogianya kader mematuhi keputusan Majelis Tinggi Partai Demokrat, yang dalam pilpres 2019 berkoalisi mengusung pasangan Prabowo dan Sandiaga Uno.

    "Itu sikap resmi partai. Tapi tentunya dalam jumlah konstituen yang besar. Satu-dua orang menyuarakan hal yang berbeda, saya pikir masih wajar-wajar saja. Dan itu tidak hanya di Partai Demokrat. Silakan nanti dilihat di partai lain," ucapnya.

    Menurut AHY, Demokrat tetap utuh menjaga solidaritas antarsesama kader dan saling menghormati perbedaan itu.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Lion Air JT - 610, Kecelakaan Pesawat Nomor 100 di Indonesia

    Jatuhnya Lion Air nomor registrasi PK - LQP rute penerbangan JT - 610 merupakan kecelakaan pesawat ke-100 di Indonesia. Bagaimana dengan di dunia?