Kata Pengacara soal Ahok Bakal Menikah Lagi Setelah Bebas

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan istrinya Veronica Tann. Ahok melayangkan gugatan cerai terhadap istrinya, Vero. MARIA FRANSISCA

    Mantan Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok dan istrinya Veronica Tann. Ahok melayangkan gugatan cerai terhadap istrinya, Vero. MARIA FRANSISCA

    TEMPO.CO, Jakarta - Pengacara mantan Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok, Teguh Samudera, membenarkan bahwa kliennya akan menikah lagi seusai bebas dari tahanan. Ahok saat ini mendekam di rumah tahanan Mako Brimob, Kelapa Dua, Depok, setelah divonis bersalah dalam kasus penistaan agama.

    Baca: Staf Pribadi Tanggapi Viral Kabar Ahok Akan Nikahi Polwan

    "Kan dia sekarang sudah lajang. Jadi soal menikah, iya saja," ujar Teguh melalui sambungan telepon kepada Tempo, Kamis, 6 September 2018.

    Sebelumnya, kabar Ahok akan menikah kembali ditulis media asing Asia Times. Dalam tulisan berjudul "Military Minds Aim to Keep Widodo in Power", Asia Times menyebutkan prioritas pertama Ahok adalah menikahi seorang polisi wanita.

    Teguh mengatakan keinginan Ahok untuk menikah lagi adalah hal wajar. Namun dia tak mau merinci kapan dan dengan siapa Ahok akan menikah kembali. "Waktunya dan siapa yang akan dinikahi nanti saja, jangan dikasih tahu sekarang," katanya.

    Baca: Kisah Hidupnya Dibuatkan Film, Ahok: Terima Kasih

    Teguh juga tak membenarkan informasi yang menyebut Ahok akan menikahi polisi wanita bekas ajudan mantan istrinya, Veronica Tan. Menurut dia, hal itu tak pantas dibicarakan sekarang. "Orang itu bisa saja menjodoh-jodohkan agar nikah dengan ini, dengan itu, segala macam. Tapi sabar dululah," ucapnya.

    Ahok saat ini mendekam di rumah tahanan Mako Brimob karena kasus penistaan agama pada pertengahan 2017 lalu. Saat di penjara, dia dan istrinya, Veronica Tan, resmi bercerai. Perceraian mereka diputus hakim di Pengadilan Negeri Jakarta Utara pada awal 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Untung Buntung Status Lockdown akibat Wabah Virus Corona

    Presiden Joko Widodo berharap pemerintahannya memiliki visi dan kebijakan yang sama terkait Covid-19. Termasuk dampak lockdown pada sosial ekonomi.