Ketua MPR Terima Kunjungan Pengurus Majelis Nasional KAHMI

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menerima kunjungan silaturahmi delegasi Pengurus Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) yang dipimpin Koordinator Presidium KAHMI Prof. Siti Zuhroh di ruang kerja Ketua MPR RI, Gedung Nusantara III, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD, Senayan, Jakarta, Jumat, 30 Agustus 2018.

    Ketua MPR RI Zulkifli Hasan menerima kunjungan silaturahmi delegasi Pengurus Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) yang dipimpin Koordinator Presidium KAHMI Prof. Siti Zuhroh di ruang kerja Ketua MPR RI, Gedung Nusantara III, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD, Senayan, Jakarta, Jumat, 30 Agustus 2018.

    INFO NASIONAL – Ketua MPR RI Zulkifli Hasan (Zulhasan) menerima kunjungan silaturahmi delegasi Pengurus Majelis Nasional Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) yang dipimpin Koordinator Presidium KAHMI Prof. Siti Zuhroh di ruang kerja Ketua MPR RI, Gedung Nusantara III, Kompleks Gedung MPR/DPR/DPD, Senayan, Jakarta, Jumat, 31Agustus 2018.

    Dalam kesempatan itu, Siti Zuhroh mewakili KAHMI menyampaikan undangan resmi kepada Ketua MPR RI, untuk hadir dan memberikan keynote speech dalam acara HUT KAHMI ke-52 sekaligus Simposium yang akan digelar pada September 2018.

    “Kami berencana menggelar perhelatan besar HUT KAHMI ke-52. Dalam rangkaian acara HUT tersebut ada acara simposium yang bertema sentral soal persoalan perekonomian di Indonesia dan politik perekonomian Indonesia, dengan para pembicara para pakar dan praktisi bidang ekonomi serta diikuti sekitar 200 lebih peserta. Kami berharap pak Zulkifli Hasan sebagai Ketua MPR hadir dan memberikan keynote speech dalam acara tersebut,” katanya.

    Diungkapkan Siti Zuhroh, dalam simposium tersebut pembahasan soal perekonomian Indonesia akan menghasilkan solusi-solusi yang solutif dan prosiding yang nantinya akan diserahkan kepada capres-capres 2019. “Pembahasan tersebut kami rasa akan sangat bermanfaat untuk bangsa ini ke depan,” ujarnya.

    Merespon hal tersebut, Zulhasan sangat mengapresiasi dan mendukung pelaksanaan kegiatan-kegiatan KAHMI. “Permasalahan dan masa depan bangsa memang mesti dipikirkan seluruh elemen masyarakat Indonesia termasuk KAHMI, yang berisi sosok-sosok yang sangat luar biasa keilmuannya. Mudah-mudahan acara sukses dan bermanfaat untuk bangsa,” katanya. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.