Jokowi: Ketua Timses yang Punya Gagasan Kekinian, Enggak Jadul

Reporter:
Editor:

Amirullah

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo saat menghadiri Young on Top (YOT) National Conference 2018 di Balai Kartini, Jakarta, Sabtu, 25 Agustus 2018. TEMPO/Hendartyo Hanggi

    Presiden Joko Widodo saat menghadiri Young on Top (YOT) National Conference 2018 di Balai Kartini, Jakarta, Sabtu, 25 Agustus 2018. TEMPO/Hendartyo Hanggi

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi mengatakan sosok ketua tim pemenangan Jokowi-Ma'ruf Amin bisa saja dari kalangan anak muda. Namun, kata Jokowi, kriteria terpenting bukan soal usianya.

    Baca: Jokowi Klarifikasi Foto Pemuda Punk Mirip Dirinya

    "Yang paling penting ini ide dan gagasan, bukan muda atau tua. Muda kalau gagasan jadul gimana? Tua kalau gagasan, idenya muda, kekinian itu," kata Jokowi di Balai Kartini, Jakarta, Sabtu, 25 Agustus 2018.

    Kriteria tersebut, kata Jokowi, cukup banyak. Namun, ia masih menunggu waktu yang tepat untuk mengumumkan ketua tim kampanyenya. "Kalau tiba saatnya saya sampaikan," ujarnya.

    Ketua DPR RI Bambang Soesatyo sebelumnya mengatakan ketua Tim Kampanye Nasional pasangan calon presiden dan calon wakil presiden (TKN capres-cawapres) Joko Widodo atau Jokowi-Ma'ruf Amin kemungkinan besar berlatar belakang militer.

    "Usulan kandidatnya dari purnawirawan militer, tapi masih menunggu persetujuan Pak Jokowi dan Pak Ma'ruf. Kalau sampai saat ini Pak Jokowi belum mengumumkan siapa ketua tim kampanye nasional, itu hanya persoalan teknis," kata Bambang Soesatyo di Gedung MPR/DPR/DPD RI, Jakarta, Kamis, 23 Agustus 2018.

    Baca: Kata Pengamat Politik soal Jokowi Pilih Agus Gumiwang Jadi Mensos

    Menurut Bambang Soesatyo yang akrab disapa Bamsoet, TKN Jokowi - Ma'ruf yang diwakili oleh sekretaris jenderal dari sembilan partai politik anggota Koalisi Indonesia Kerja (KIK) sudah menyerahkan susunan nama TKN ke KPU pada Senin (20/8), tapi belum ada nama ketua timnya

    Jabatan ketua TKN Jokowi - Ma'ruf, kata dia, kemungkinan akan diisi oleh purnawirawan jenderal yang pernah menduduki jabatan tertinggi di TNI. Politikus Partai Golkar ini menilai, dipilihnya figur berlatar belakang militer dengan pertimbangan sebagai bagian dari strategi memenangkan pemilu presiden 2019.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Calon Menteri yang Disodorkan Partai dan Ormas, Ada Nama Prabowo

    Presiden Joko Widodo menyatakan bahwa sebanyak 45 persen jejeran kursi calon menteri bakal diisi kader partai.