Ketua MPR: Sudah Waktunya Bangsa Indonesia Utamakan Kepentingan Bersama

Oleh:
  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua MPR RI Zulkifli Hasan usai menghadiri ujian promosi doktor Dahnil Anzar Simanjuntak pada program Doktor Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Diponegoro Semarang di Gedung Pasca Sarjana, Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Jumat, 24 Agustus 2018.

    Ketua MPR RI Zulkifli Hasan usai menghadiri ujian promosi doktor Dahnil Anzar Simanjuntak pada program Doktor Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Diponegoro Semarang di Gedung Pasca Sarjana, Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Jumat, 24 Agustus 2018.

    INFO NASIONAL - Ketua MPR RI Zulkifli Hasan mengapresiasi sikap keluarga besar Muhammadiyah, di mana persyarikatan yang didirikan K. H. Ahmad Dahlan itu sudah menerapkan nilai-nilai yang terkandung dalam sila-sila Pancasila. Salah satunya seperti yang diwujudkan dalam pengembangan ekonomi umat. 

    "Warga Muhammadiyah mengembangkan ekonominya bukan semata karena ingin kaya dan sejahtera sendiri. Mereka terpacu ingin maju dan sejahtera karena berharap bisa bersodaqoh, membantu sesamanya yang belum beruntung.  Itu artinya, ada nilai keadilan sosial, yang ingin dicapai dan diusahakan oleh warga Muhammadiyah," katanya usai menghadiri ujian promosi doktor Dahnil Anzar Simanjuntak pada program Doktor Ilmu Ekonomi Fakultas Ekonomi dan Bisnis, Universitas Diponegoro Semarang di Gedung Pasca Sarjana, Universitas Diponegoro (Undip) Semarang, Jumat, 24 Agustus 2018. Ikut hadir pada acara tersebut Wakil Ketua MPR RI Muhaimin Iskandar, Dewan Penasehat Partai Golkar Akbar Tanjung, serta Ketua Umum PP Muhammadiyah Haedar Nashir. 

    Sikap warga Muhammadiyah itu menurut Zulkifli, sangat sesuai dengan kondisi sekarang. Karena itu, sudah waktunya bangsa Indonesia melaksanakan segala aktivitasnya untuk kepentingan bersama, bukan hanya untuk kepentingan individu atau kelompok tertentu saja. 

    "Kalau masyarakatnya terangkat, sudah pasti individunya pun terangkat. Ini membuktikan adanya keadilan sosial. Artinya, warga Muhammadiyah sudah melaksanakan Pancasila," ujar Zuifli. 

    Dahnil yang saat ini menjabat sebagai Ketua Umum PP  Pemuda Muhammadiyah, mengajukan disertasi doktornya dengan judul “Penggunaan Sistem Pengendalian Manajemen Berbasis Etika Muhammadiyah Dalam Meningkatkan Kinerja UMKM”. Dalam disertasiya, Dr. Dahnil Anzar Simanjuntak, SE, ME, antara lain mengatakan, perjuangan kalangan UMKM di lingkungan warga Muhammadiyah banyak dipengaruhi oleh Al-Qur'an, Surat Al Maun ayat 1-7, dan surah Al Azhar ayat 1-3. Warga Muhammadiyah berjuang agar sukses  dalam bisnis, tidak semata didasari niat untuk memperkaya diri sendiri, tetapi juga memiliki motif  sosial dan bisa mengangkat kesejahteraan masyarakat sekitarnya melalui jalan bersedekah. 

    “Karena itu, saat ini Muhammadiyah menghadapi tantangan yang tidak ringan. Pasalnya, sebagai persyarikatan yang memiliki aset sangat banyak, ternyata masih banyak juga warga Muhammadiyah yang masih belum sejahtera,” kata Dahnil. (*)


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Fakta-fakta Pelantikan Jokowi - Ma'ruf, Dihadiri Prabowo - Sandi

    Selain beberapa wakil dari berbagai negara, pelantikan Jokowi - Ma'ruf ini dihadiri oleh Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno.