Jumat, 14 Desember 2018

Jokowi Pilih Maruf Amin sebagai Cawapres

Reporter:
Editor:

Juli Hantoro

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Ketua MUI Maruf Amin membuka acara Aksi Bela Palestina di Silang Monas, Jakarta, 17 Desember 2017. Sejumlah tokoh agama dan politik mengenakan syal bergambar bendera Palestina dan Indonesia saat hadir dalam acara yang juga disebut dengan Aksi 1712. TEMPO/Maria Fransisca.

    Ketua MUI Maruf Amin membuka acara Aksi Bela Palestina di Silang Monas, Jakarta, 17 Desember 2017. Sejumlah tokoh agama dan politik mengenakan syal bergambar bendera Palestina dan Indonesia saat hadir dalam acara yang juga disebut dengan Aksi 1712. TEMPO/Maria Fransisca.

    TEMPO.CO, Jakarta - Presiden Joko Widodo atau Jokowi resmi mengumumkan Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Maruf Amin menjadi calon wakil presiden atau cawapresnya dalam pemilihan presiden atau pilpres 2019. Hal tersebut diumumkan Jokowi di Restoran Plataran Menteng, Jakarta, Kamis, 9 Agustus 2018.

    Baca juga: Saat Jokowi Menggandeng Maruf Amin dalam Acara Zikir di Istana

    "Dengan perenungan yang mendalam dan masukan saran dari seluruh elemen masyarakat, saya memutuskan dan telah mendapatkan keputusan dari koalisi Indonesia kerja yang akan mendampingi saya sebagai calon wakil presiden adalah Prof Dr KH Ma'ruf Amin," ujar Jokowi di Restoran Plataran Menteng, Jakarta, Kamis.

    Sebelumnya, KH Ma'ruf Amin telah menyatakan siap menjadi calon wakil presiden mendampingi Jokowi dalam pilpres 2019 mendatang. Hal tersebut diungkapkan Ma'ruf menanggapi isu yang makin menguat bahwa namanya masuk daftar kandidat cawapres Jokowi.

    Baca juga: Isu Cawapres Jokowi, Ma'ruf Amin: Kalau Negara Memanggil, Siap

    "Kalau untuk negara, saya siap. Kalau untuk pribadi, sejujurnya saya ini kiai saja sudah cukup. Tapi kalau negara dan bangsa memerlukan, saya bersedia," ujarnya lewat keterangannya pada Jumat, 20 Juli 2018.

    Jokowi rencananya mendaftarkan diri bersama Maruf Amin sebagai calon presiden dan wakil presiden ke Komisi Pemilihan Umum pada esok hari, Jumat, 10 Agustus 2018.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Komitmen Antikorupsi Partai Politik Diragukan

    Partai-partai mengklaim berkomitmen antikorupsi melawan korupsi setelah para petingginya ditangkap KPK. Berikut empat di antaranya....