Polri Bantah Tembak Mati Begal sebagai Extra Judicial Killing

Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Setyo Wasisto (kiri) bersama Dirtipidum Bareskrim Polri Brigjen Pol Herry Rudolf Nahak, menunjukkan 10 butir peluru tajam milik Andika Surachman dalam gelar perkara kasus penipuan PT First Travel dan menunjukkan barang bukti di Badan Reserse Kriminal Mabes Polri, Jakarta, 22 Agustus 2017. TEMPO/Imam Sukamto

TEMPO.CO, Jakarta - Kepala Divisi Hubungan Masyarakat Mabes Polri Inspektur Jenderal Setyo Wasisto membantah ada tindakan extra judicial killing dalam penembakan begal yang dilakukan oleh kepolisian. Setyo mengklaim, penembakan tersebut dilakukan secara tegas dan terukur.

Baca: Melawan, Begal Sadis Pembunuh Perempuan Ditembak Mati

"Kami melakukan tindakan tegas terukur. Kalau sudah mengancam harta atau jiwa seseorang, maka kami juga harus melakukan tindakan tegas," kata Setyo di kompleks parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis, 19 Juli 2018.

Kepolisian melakukan operasi pemberantasan kejahatan jalanan menjelang Asian Games 2018. Dalam operasi ini, polisi diberi izin untuk menembak mati pelaku di tempat.

Operasi ini dinilai memiliki potensi pelanggaran hak asasi manusia oleh Lembaga Bantuan Hukum Jakarta. LBH menyatakan, tindakan tembak mati di tempat itu termasuk kategori extra judicial killing atau pembunuhan di luar proses pengadilan yang merenggut hak tersangka untuk hidup dan mendapatkan keadilan.

Baca: Begal Sadis Tangerang yang Ditembak Mati 5 Kali Curi Motor

Setyo mengklaim tak ada potensi pelanggaran dalam tindakan tembak di tempat yang dilakukan kepolisian. Kata dia, pelaku kejahatan jalanan ditembak lantaran memiliki senjata dan melakukan perlawanan yang membahayakan petugas atau orang lain. Setyo pun memastikan polisi menemukan barang bukti dari para begal yang tewas ditembak mati. "Kalau menghadapi yang begitu-begitu kami tidak boleh lembek-lembek," kata Setyo.

Sebelumnya,Kepolisian Daerah Metro Jaya telah menangkap 1.965 orang dalam operasi Cipta Kondisi Kewilayahan Mandiri sejak 3 Juli lalu. Sebanyak 320 orang di antaranya ditetapkan sebagai tersangka. 

Baca: Instruksi Kapolda Tembak Mati Begal Dinilai Melanggar Aturan

Dalam operasi itu, polisi menembak 52 orang, 11 orang di antaranya tewas, dan 41 orang ditembak di bagian kaki. Barang bukti yang disita dalam operasi ini antara lain senjata api, 24 senjata tajam, 98 sepeda motor, 8 mobil dan uang tunai sebesar Rp 19 juta.






Tahun 2022 Polri Anggarkan Rp 159,8 Miliar untuk Pengadaan Gas Air Mata

59 menit lalu

Tahun 2022 Polri Anggarkan Rp 159,8 Miliar untuk Pengadaan Gas Air Mata

Menggunakan sumber dana APBN 2022, Polri melakukan pengadaan gas air mata senilai Rp 152 miliar. Berikut rinciannya.


Diresmikan Anies Baswedan, Rusun Polri Menteng Bernilai Rp 200 Miliar Punya 400 Unit Hunian

1 jam lalu

Diresmikan Anies Baswedan, Rusun Polri Menteng Bernilai Rp 200 Miliar Punya 400 Unit Hunian

Rusun Polri Menteng dibangun dengan dana hibah dari tiga tahun anggaran APBD DKI 2020-2022. Diresmikan Anies Baswedan.


Resmikan Rusun Polri Menteng, Anies Baswedan: Hasil Pajak dan Amanat dari Rakyat

6 jam lalu

Resmikan Rusun Polri Menteng, Anies Baswedan: Hasil Pajak dan Amanat dari Rakyat

Anies Baswedan berharap kolaborasi antara Pemprov DKI dan Polda Metro Jaya akan terus berlanjut.


Polisi Bantah Tangkap Aremania Pengunggah Video Penonton Terkunci di Kanjuruhan

14 jam lalu

Polisi Bantah Tangkap Aremania Pengunggah Video Penonton Terkunci di Kanjuruhan

Soal Aremania yang sempat ditangkap, Nico Afinta sempat membisik kepada Kadivhumas Polri. "Sudah dipulangkan."


2 Polisi Korban Tragedi Kanjuruhan Dapat Kenaikan Pangkat

16 jam lalu

2 Polisi Korban Tragedi Kanjuruhan Dapat Kenaikan Pangkat

Dua polisi itu gugur bersama ratusan korban lainnya dalam tragedi Kanjuruhan pada Sabtu, 1 Oktober 2022.


Ini Penyebab Dua Polisi Meninggal saat Tragedi Kanjuruhan

18 jam lalu

Ini Penyebab Dua Polisi Meninggal saat Tragedi Kanjuruhan

Dua personel polisi tewas dalam tragedi Kanjuruhan, Sabtu 1 Oktober 2022 lalu. Keduanya tewas saat berada di tribun selatan


Polri Limpahkan Barang Bukti Kasus Ferdy Sambo ke Kejaksaan Hari Ini

19 jam lalu

Polri Limpahkan Barang Bukti Kasus Ferdy Sambo ke Kejaksaan Hari Ini

Polri melimpahkan tahap dua kasus pembunuhan berencana Brigadir Yosua yang melibatkan Ferdy Sambo ke Kejari Jakarta Selatan hari ini


Kapolri Lantik 2.123 Perwira, Berpesan Agar Polisi Tidak Antikritik

20 jam lalu

Kapolri Lantik 2.123 Perwira, Berpesan Agar Polisi Tidak Antikritik

Kapolri Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo berpesan agar polisi tidak antikritik dan mengembalikan kepercayaan masyarakat.


Kapolri Listyo Sigit Copot Kapolres Malang Buntut Tragedi Kanjuruhan

1 hari lalu

Kapolri Listyo Sigit Copot Kapolres Malang Buntut Tragedi Kanjuruhan

Polri telah menaikan kasus tragedi kanjuruhan ke penyidikan.


Tim Pencari Fakta Tragedi Kanjuruhan Bidik Pelaku Pidana di Luar Lapangan

1 hari lalu

Tim Pencari Fakta Tragedi Kanjuruhan Bidik Pelaku Pidana di Luar Lapangan

Tim pencari fakta tragedi Kanjuruhan akan bekerja mulai Selasa besok. Hasil kerja akan dilaporkan ke Presiden.