Kamis, 15 November 2018

Indonesia Diminta Terus Dukung Timor Leste Jadi Anggota ASEAN

Reporter:
Editor:

Ninis Chairunnisa

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Jokowi (kiri) mempersilakan Presiden Timor Leste Francisco Guterres Lu Olo (kanan) menyampaikan keterangan pers bersama saat kunjungan kenegaraan di Istana Bogor, Jawa Barat, Kamis, 28 Juni 2018. Kunjungan Presiden Guterres Lu Olo ini merupakan kunjungan kenegaraan pertama sejak dia dilantik pada 2017. ANTARA

    Presiden Jokowi (kiri) mempersilakan Presiden Timor Leste Francisco Guterres Lu Olo (kanan) menyampaikan keterangan pers bersama saat kunjungan kenegaraan di Istana Bogor, Jawa Barat, Kamis, 28 Juni 2018. Kunjungan Presiden Guterres Lu Olo ini merupakan kunjungan kenegaraan pertama sejak dia dilantik pada 2017. ANTARA

    TEMPO.CO, Bogor - Presiden Timor Leste Francisco Guterres meminta Indonesia terus mendukung negaranya agar bisa menjadi anggota Asosiasi Negara-negara Asia Tenggara (ASEAN). Hal itu ia sampaikan langsung kepada Presiden Joko Widodo atau Jokowi saat Guterres mengunjungi Istana Kepresidenan Bogor pada Kamis, 28 Juni 2018.

    "Saya berterima kasih atas dukungan terus-menerus dari Indonesia agar Timor Leste dapat menjadi anggota ASEAN," kata Guterres dalam konferensi pers bersama Jokowi di Istana Bogor, Jawa Barat.

    Baca: Presiden Jokowi Terima Kunjungan Perdana Presiden Timor Leste

    ASEAN berdiri pada 8 Agustus 1967 berdasarkan Deklarasi Bangkok yang diikuti lima negara, yakni Indonesia, Malaysia, Filipina, Singapura, dan Thailand. Keanggotaan ASEAN lalu bertambah menjadi 10 negara seiring dengan bergabungnya Brunei Darussalam (1984), Vietnam (1995), Laos dan Myanmar (1997), serta Kamboja (1999).

    Direktur Asia Tenggara Kementerian Luar Negeri Denny Abdi mengatakan Indonesia mendukung Timor Leste menjadi anggota ASEAN. Namun yang menjadi masalah adalah kecepatan pembangunan Timor Leste dibanding negara-negara lain.

    Baca: ASEAN Suarakan Perlindungan Hak Penyandang Disabilitas

    "ASEAN sudah punya roadmap-nya. Ada di ASEAN Coordinating Community, itu ada working group yang ukur. Kalau masuk satu negara lagi, jadi ya mesti adaptasi lagi," kata Denny. "Ibaratnya lagi high speed ada yang mau ikut, kecepatannya rendah."

    Melihat kondisi itu, kata Denny, Indonesia dan Timor Leste terus meningkatkan kerja sama, terutama terkait dengan konektivitas kedua negara.

    Baca: Menlu Retno Bertemu Menlu Timor Leste, Ini yang Dibahas

     


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Pokemon Hidup Dalam Detektif Pikachu

    Hollywood baru saja mengadaptasi karakter favorit dunia dari kartun Pokemon, Pikachu, ke dalam film layar lebar.