Lupa Kata Sandi? Klik di Sini

atau Masuk melalui

Belum Memiliki Akun Daftar di Sini


atau Daftar melalui

Sudah Memiliki Akun Masuk di Sini

Konfirmasi Email

Kami telah mengirimkan link aktivasi melalui email ke rudihamdani@gmail.com.

Klik link aktivasi dan dapatkan akses membaca 2 artikel gratis non Laput di koran dan Majalah Tempo

Jika Anda tidak menerima email,
Kirimkan Lagi Sekarang

Kemendagri: Pelantikan M. Iriawan Sesuai Aturan

Reporter

image-gnews
Pejabat lama Asops Kapolri Irjen Pol Mochamad Iriawan (kiri) bersama Pejabat baru Asops Kapolri Irjen Pol Deden Juhara (tengah) dan Kapolda Maluku Brigjen Pol Andap Budhi Revianto (kanan) bersiap saat sertijab Asops Kapolri  dan Kapolda di Mabes Polri Jakarta, 15 Maret 2018. Kapolri juga melantik sejumlah Asops dan Kapolda diantaranya Kapolda Maluku, Sulawesi Tenggara dan Kalimantan Utara. ANTARA/Reno Esnir
Pejabat lama Asops Kapolri Irjen Pol Mochamad Iriawan (kiri) bersama Pejabat baru Asops Kapolri Irjen Pol Deden Juhara (tengah) dan Kapolda Maluku Brigjen Pol Andap Budhi Revianto (kanan) bersiap saat sertijab Asops Kapolri dan Kapolda di Mabes Polri Jakarta, 15 Maret 2018. Kapolri juga melantik sejumlah Asops dan Kapolda diantaranya Kapolda Maluku, Sulawesi Tenggara dan Kalimantan Utara. ANTARA/Reno Esnir
Iklan

TEMPO.CO, Jakarta - Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) menyatakan pelantikan Sekretaris Utama Lembaga Ketahanan Nasional (Lemhanas), Komisaris Jenderal M. Iriawan, sebagai Penjabat Gubernur Jawa Barat tak menyalahi aturan.

Kepala Pusat Penerangan Kemendagri, Bahtiar, mengatakan pihaknya telah mempertimbangkan dasar hukum pelantikan tersebut. Pemerintah mengacu kepada Pasal 201 Undang-Undang Nomor 10 tahun 2016 tentang Pilkada sebagai payung hukum.

Baca: Menjelang Pilgub Jabar 2018: Komjen M. Iriawan Jadi PJ Gubernur

"Dalam pasal tersebut disebutkan, dalam mengisi kekosongan jabatan Gubernur diangkat Penjabat Gubernur yang berasal dari jabatan pimpinan tinggi madya sampai dengan pelantikan Gubernur sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku," kata Bahtiar seperti dilansir keterangan tertulis, Senin, 18 Juni 2018.

Bahtiar mengacu kepada penjelasan Pasal 19 ayat (1) huruf b dalam UU Nomor 5 Tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara untuk memilih pejabat pimpinan tinggi madya itu. Dalam pasal itu dijelaskan ruang lingkup nomenklatur jabatan pimpinan tinggi madya.

Jabatan pimpinan tinggi madya yang dimaksud antara lain sekretaris utama, jabatan Iriawan saat ini. Jabatan lain yang setara seperti sekretaris kementerian, direktur jenderal, dan staf ahli menteri juga masuk kategori.

Baca: Mutasi Pati Polri, Irjen Iriawan Jadi Sekretaris Utama Lemhanas

Iklan
Scroll Untuk Melanjutkan

Kemendagri juga menggunakan Peraturan Mendagri Nomor 1 Tahun 2018 tentang Cuti Diluar Tanggungan Negara bagi Gubernur, Wagub, Bupati, Wabup, Walikota, dan Wawalikota sebagai payung hukum pengangkatan Iriawan. Dalam Pasal 4 ayat (2) dinyatakan Penjabat Gubernur berasal dari pejabat pimpinan tinggi madya atau setingkat di lingkup pemerintah pusat atau provinsi.

Nama Iriawan sudah santer terdengar akan menjabat sebagai Penjabat Gubernur Jawa Barat sejak Januari 2018. Saat itu dia masih berpangkat Inspektur Jenderal dan menjabat sebagai Asisten Kapolri Bidang Operasi. Isu pelantikan mantan Kapolda Metro Jaya itu menjadi polemik lantaran Iriawan masih pejabat aktif Mabes Polri.

"Sekarang Iriawan sudah tidak menjabat lagi di struktural Mabes Polri. Beliau sekarang di Lemhanas. Beliau adalah pejabat esselon satu sestama Lemhanas atau setara Dirjen atau Sekjen di kementerian," kata Bahtiar.

Baca juga: Pilgub Jabar 2018 Diprediksi Hanya Jadi Pertarungan Dua Calon

Menurut Bahtiar, status Iriawan sama dengan status Irjen Carlo Tewu yang diangkat menjadi Penjabat Gubernur Sulawesi Barat. Saat itu Carlo tak menjabat di posisi struktural Mabes Polri. Dia sedang menjabat di Kementerian Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan.

M. Iriawan dilantik sebagai Penjabat Gubernur Jawa Barat hari ini di Gedung Merdeka Bandung. Dia akan mengisi posisi gubernur setelah Ahmad Heryawan habis masa jabatannya. Pria yang akrab disapa Iwan Bule ini akan bertugas hingga pelantikan Gubernur Jawa Barat baru usai Pilkada.

Iklan



Rekomendasi Artikel

Konten sponsor pada widget ini merupakan konten yang dibuat dan ditampilkan pihak ketiga, bukan redaksi Tempo. Tidak ada aktivitas jurnalistik dalam pembuatan konten ini.

 

Video Pilihan

Prediksi Cuaca Sepekan Jawa Barat, Hujan Ringan Masih Berpotensi di Musim Kemarau

5 jam lalu

Ilustrasi hujan. Pexels/Bibhukalyan
Prediksi Cuaca Sepekan Jawa Barat, Hujan Ringan Masih Berpotensi di Musim Kemarau

Terdapat beberapa faktor yang berpengaruh terhadap pembentukan awan serta terjadinya hujan di sebagian wilayah Jawa Barat.


Pj Gubernur Jabar Ancam Beri Sanksi Ini terhadap ASN yang Terlibat Politik Praktis di Pilkada 2024

2 hari lalu

Penjabat Gubernur Jawa Barat Bey Triadi Machmudin. ANTARA/Ricky Prayoga
Pj Gubernur Jabar Ancam Beri Sanksi Ini terhadap ASN yang Terlibat Politik Praktis di Pilkada 2024

Menjelang Pilkada 2024, Bey meminta komitmen para ASN dengan tetap netral dan tidak terlibat politik praktis.


Prediksi Dasarian Kedua Juli, BMKG: Hujan di Seluruh Jawa Barat Tergolong Rendah

2 hari lalu

Ilustrasi hujan. Pexels/Bibhukalyan
Prediksi Dasarian Kedua Juli, BMKG: Hujan di Seluruh Jawa Barat Tergolong Rendah

Pada 11-20 Juli 2024, curah hujan di seluruh wilayah Jawa Barat diprakirakan hanya 0-50 milimeter.


Libur Sekolah Mau Habis, Simak Rekomendasi 10 Destinasi Wisata Jawa Barat Selatan

3 hari lalu

Pengunjung menikmati air terjun di kawasan wisata alam Geopark Ciletuh Curug Awang, Ciemas, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat, Ahad, 9 Desember 2018. Curug Awang yang memiliki tinggi 40 meter dan lebar 60 meter serta menawarkan suasana pemandangan air terjun yang masih alami tersebut menjadi alternatif wisata liburan di akhir pekan bersama keluarga. ANTARA/Nurul Ramadhan
Libur Sekolah Mau Habis, Simak Rekomendasi 10 Destinasi Wisata Jawa Barat Selatan

Libur sekolah mau habis, berikut rekomendasi wisata alam Jawa Barat selatan yang gampang dijangkau.


Profil HR Nana Nuriana, Mantan Gubernur Jawa Barat yang Berpulang Hari Ini

3 hari lalu

Tangkapan layar, mantan Gubernur Jawa Barat dua periode HR Nana Nuriana. (ANTARA/Istimewa)
Profil HR Nana Nuriana, Mantan Gubernur Jawa Barat yang Berpulang Hari Ini

Mantan Gubernur Jawa Barat HR Nana Nuriana berpulang hari ini. Berikut profil Gubernur Jawa Barat dua periode itu.


Dua Kader Gerindra Ini Tunggu Keputusan Prabowo untuk Pilkada Kabupaten Bogor

3 hari lalu

Kader Partai Gerindra Iwan Setiawan dan Rudy Susmanto di Cibinong, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. (ANTARA/M Fikri Setiawan)
Dua Kader Gerindra Ini Tunggu Keputusan Prabowo untuk Pilkada Kabupaten Bogor

"Kami samina waatona kepada keputusan partai, terutama keputusan Ketum Gerindra Bapak Prabowo Subianto," kata Rudy.


Baznas Terima Infak Kemanusiaan Palestina dari Masyarakat Jabar

3 hari lalu

Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) RI menerima infak kemanusiaan untuk Palestina dari masyarakat Jawa Barat, Rabu 10 Juli 2024. Infak kemanusiaan Pestina tersebut secara simbolis diserahkan oleh BAZNAS Jawa Barat kepada BAZNAS RI dalam acara BAZNAS Jabar Awards di Soreang, Kabupaten Bandung.
Baznas Terima Infak Kemanusiaan Palestina dari Masyarakat Jabar

Bantuan yang telah diterima Baznas nantinya akan disalurkan secara bertahap dan dengan pengawasan yang ketat


Minim Kepala Daerah Tanda Tangan Penanganan TBC-Polio

5 hari lalu

Ilustrasi kuman tuberculosis atau TBC (pixabay.com)
Minim Kepala Daerah Tanda Tangan Penanganan TBC-Polio

Baru 47 dari total 514 kepala daerah yang menandatangani SK Penanganan TBC dan Polio. Kenapa angkanya masih rendah?


Efek Gelombang Rossby, BMKG Prakirakan Hujan Turun Rutin di Jawa Barat Sepekan Ini

6 hari lalu

Warga mengenakan payung saat hujan di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Jakarta, Senin, 1 November 2021. Hujan lebat yang turun dapat disertai kilat atau petir dan angin kencang. ANTARA /Akbar Nugroho Gumay
Efek Gelombang Rossby, BMKG Prakirakan Hujan Turun Rutin di Jawa Barat Sepekan Ini

Hujan lebat yang disertai petir dan angin kencang berpeluang mengguyur banyak areadi Jawa Barat pada hari ini, Senin, 8 Juli 2024.


PKB Pertimbangkan Usung Sandiaga Uno di Pilgub Jawa Barat

11 hari lalu

Wakil Ketua Umum Dewan Pimpinan Pusat Partai Kebangkitan Bangsa atau PKB, Jazilul Fawaid di kantor DPP PKB, Jakarta Pusat pada Selasa, 2 Juli 2024. TEMPO/ Desty Luthfiani
PKB Pertimbangkan Usung Sandiaga Uno di Pilgub Jawa Barat

Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) mempertimbangkan mengusung Menteri Pariwisata Sandiaga Uno sebagai calon gubernur Jawa Barat