Oesman: Koalisi Jokowi Belum Bahas Nama Cawapres 2019

Reporter:
Editor:

Fransisco Rosarians Enga Geken

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Presiden Joko Widodo alias Jokowi menghadiri acara buka puasa bersama Ketua Dewan Perwakilan Daerah Oesman Sapta Odang di kediaman OSO di Jalan Karang Asem Utara, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis, 31 Mei 2018. TEMPO/Friski Riana

    Presiden Joko Widodo alias Jokowi menghadiri acara buka puasa bersama Ketua Dewan Perwakilan Daerah Oesman Sapta Odang di kediaman OSO di Jalan Karang Asem Utara, Kuningan, Jakarta Selatan, Kamis, 31 Mei 2018. TEMPO/Friski Riana

    Jakarta - Ketua Umum Partai Hanura Oesman Sapta Odang mengatakan, koalisi pendukung Presiden Joko Widodo atau Jokowi di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019 belum membahas nama calon wakil presiden atau Cawapres 2019. Dia mengklaim, Partai Hanura sampai saat ini juga belum mengajukan nama bakal pendamping atau Cawapres Jokowi.

    "Sampai saat ini belum dibahas," ujar Oesman saat ditemui di kediamannya, Jalan Karang Asem Utara, Jakarta Selatan pada Sabtu, 16 Juni 2018.

    BACA JUGA: Cawapres 2019, Jokowi Bahas Dengan Ketum Partai

    Sejumlah partai politik memang telah mendeklarasikan masuk ke dalam koalisi pengusung Jokowi dalam Pemilihan Presiden 2019. Mereka adalah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan, Partai Golkar, Partai Hanura, dan Partai Nasdem. Meski demikian, koalisi yang juga tergabung sebagai pendukung pemerintah tersebut belum mengeluarkan nama Cawapres Jokowi hingga jelang pendaftaran mendatang.

    Beberapa nama memang kerap muncul sebagai bakal Cawapres Jokowi seperti Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartato. Demikian pula pimpinan partai politik lain yang juga menggadangkan diri sebagai Cawapres 2019 meski belum menyatakan final mengusung Jokowi. Mereka adalah Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar dan Ketua Umum Partai Persatuan Pembangunan Romahurmuzzy.

    "Kami (koalisi) sudah memilih Presiden (Jokowi). Kalau wakil presiden-nya kami serahkan kepada Presiden Jokowi untuk memilih," ujar Oesman.

    BACA JUGA: Cerita Oesman Sapta Jokowi Emang Begitu

    Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Bambang Soesatyo sebelumnya mengatakan, perayaan Idul Fitri 1439 Hijriah akan jadi momen penjajakan koalisi dan pencalonan presiden dan wakil presiden. Dia menilai, banyak momen dalam silaturahmi lebaran yang menjadi pintu komunikasi politik menjelang batas pencalonan presiden dan cawapres 2019, Agustus mendatang."Saya prediksi hal ini akan jadi perbincangan hangat silaturahmi elit politik," ujar dia.

    BACA JUGA: PKB Yakin Jokowi Akan Pilih Muhaimin Iskandar Jadi Cawapres



     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Proyek Infrastruktur, 17 Kepala Daerah Ditangkap dalam 2 Tahun

    Sejak berdiri pada 2002 hingga sekarang, Komisi Pemberantasan Korupsi telah menangkap 121 kepala daerah terkait kasus proyek infrastruktur.