Senin, 17 Desember 2018

KPK Periksa Dua PNS Terkait Kasus Korupsi Pembangunan Kampus IPDN

Reporter:
Editor:

Rina Widiastuti

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • KPK Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Proyek Gedung IPDN

    KPK Tetapkan Tiga Tersangka Korupsi Proyek Gedung IPDN

    TEMPO.CO, Jakarta - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menjadwalkan pemeriksaan terhadap dua pegawai negeri sipil (PNS) Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Mohammad Noval dan Sri Kandiyati. Keduanya dimintai keterangan terkait dugaan korupsi proyek pengadaan dan pembangunan gedung kampus IPDN di Kabupaten Àgam tahun anggaran 2011.

    "Keduanya diperiksa sebagai saksi Dudy Jocom," kata juru bicara KPK, Febri Diansyah, Senin, 16 April 2018.

    Baca: Korupsi Pembangunan IPDN, KPK Tahan Bekas Pejabat Kemendagri

    Dudy Jocom adalah salah satu dari tiga tersangka kasus korupsi ini. Dia merupakan Pejabat Pembuat Komitmen pada Pusat Pengelolaan Administrasi Keuangan dan Pengelolaan Aset Sekjen Kemendagri.

    Selain Dudy, KPK juga menetapkan mantan Kepala Divisi Gedung PT Hutama Karya bernama Budi Rachmat Kurniawan (BRK) dan Senior Manager PT Hutama Karya bernama Bambang Mustaqim (BMT) sebagai tersangka.

    Baca: KPK Periksa 42 Saksi Korupsi Pembangunan Gedung IPDN

    Ketiganya diduga menyalahgunakan kewenangan dalam protek pengadaan dan pembangunan gedung kampus IPDN untuk memperkaya diri sendiri dan orang lain. Akibatnya negara diperkirakan merugi sebesar Rp 34 miliar dari total proyek senilai Rp 34 miliar.


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Serunya Adu Cuit Pendukung Jokowi Versus Prabowo di Jagat Twitter

    Di Twitter, perang cuit antara pendukung Jokowi - Ma'ruf Amin dengan Prabowo - Sandiaga tak kalah seru dengan "perat darat".