Jumat, 19 Oktober 2018

Usai Teror, Gereja St Lidwina Sleman Dipasangi CCTV

Reporter:
Editor:

Widiarsi Agustina

  • Font:
  • Ukuran Font: - +
  • Suasana Gereja Santa Lidwina, sehari setelah terjadinya penyerangan di Sleman, Yogyakarta, 12 Februari 2018. Umat dan warga gotong royong membersihkan gereja dari bekas ceceran darah dan juga peralatan yang rusak. Tempo/Pribadi Wicaksono

    Suasana Gereja Santa Lidwina, sehari setelah terjadinya penyerangan di Sleman, Yogyakarta, 12 Februari 2018. Umat dan warga gotong royong membersihkan gereja dari bekas ceceran darah dan juga peralatan yang rusak. Tempo/Pribadi Wicaksono

    TEMPO.CO, JakartaGereja St Lidwina Bedog Sleman Yogyakarta mulai dipasangi CCTV (Closed Circuit Television) alias kamera pengintai. Pemasangan CCTV dilakukan menyusul penyerangan terhadap gereja yang berada di Jalan Jambon, Dusun Bedog, Desa Trihanggo, Kecamatan Gamping, Kabupaten sleman, DI Yogyakarta itu oleh Suliyono. Serangan dengan pedang itu dilakukan saat umat Katolik mengikuti misa yang dipimpin Romo Edmund Prier SJ.

    “Sebelumnya tidak ada CCTV. Hari ini baru dipasang,” kata Ketua Paroki Gereja Santa Lidwina Yohanes Mateus Soekatno saat ditemui Tempo di gereja, Selasa, 13 Februari 2018.

    Tak hanya kamera pengintai, menurut Soekatno, gereja juga tengah mempertimbangkan untuk mempekerjakan satpam di sana. “Tapi masih dibahas. Apakah satpam itu nanti akan dipekerjakan paruh waktu atau sebagai pekerja tetap,” kata Soekatno.

    Suasana gereja hingga Selasa 13 Februari masih ramai. Sejumlah pekerja juga melakukan pembenahan beberapa bagian bangunan di dalam gereja st Lidwina Bedog. Selain itu, sejumlah kelompok masyarakat juga mengunjungi gereja tersebut pasca penyerangan Ahad pagi lalu. Para tamu memberikan dukungan moril terhadap pihak gereja dan umat di sana. “Ini bagian dari upaya pemulihan trauma,” kata Soekatno.

    PITO AGUSTIN RUDIANA


     

     

    Lihat Juga



    Selengkapnya
    Grafis

    Jamal Khashoggi Diduga Dijagal di Kediaman Konjen Arab Saudi

    Jamal Khashoggi mendatangi Konsulat Jenderal Arab Saudi namun tak pernah keluar lagi. Ada dugaan ia dijagal usai dibawa ke kediaman konsul jenderal.